POLITIK

Ade Sudrajat: Kader Golkar Wajib Didukung Pimpin Golkar Garut, Jangan Sampai Dipimpin ‘Tamu’

Avatar photo
×

Ade Sudrajat: Kader Golkar Wajib Didukung Pimpin Golkar Garut, Jangan Sampai Dipimpin ‘Tamu’

Sebarkan artikel ini

GARUT.(10-09-2026), Dinamika menjelang penentuan kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Garut mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Garut Indeks Perubahan Strategi (GIPS), Ade Sudrajat, yang mendorong agar kepemimpinan Golkar Garut ke depan diberikan kepada kader yang benar-benar memahami perjalanan dan dinamika partai.

Hal tersebut disampaikan Ade Sudrajat saat diwawancarai awak media di Kantor GIPS, wilayah Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (10/9/2026).

Menurut Ade, Partai Golkar merupakan organisasi politik yang memiliki sejarah panjang, termasuk di Kabupaten Garut. Karena itu, menurutnya, sosok yang dipercaya memimpin partai di tingkat daerah idealnya merupakan kader yang telah lama berproses, memahami mekanisme organisasi, serta memiliki pengalaman dan rekam jejak di internal partai.

“Golkar harus dipimpin oleh orang Golkar yang sudah malang melintang di dalamnya. Kader yang sudah lama berproses dan memahami bagaimana membangun partai harus mendapatkan dukungan,” ujar Ade.

Ade menegaskan bahwa pandangannya tersebut bukan dalam kapasitas sebagai anggota Partai Golkar. Ia menyampaikan pendapat sebagai bagian dari masyarakat yang melihat bahwa keberlangsungan sebuah partai politik juga berkaitan dengan kualitas kaderisasi dan konsistensi organisasi.

Meski mengaku bukan anggota partai, Ade menilai dirinya memiliki hak untuk menyampaikan pandangan terhadap dinamika politik daerah, terlebih jika hal tersebut menyangkut masa depan salah satu partai politik besar di Kabupaten Garut.

Ia mengingatkan agar jangan sampai kepemimpinan Golkar Garut justru diberikan kepada sosok yang dianggap belum cukup lama berproses di dalam tubuh partai.

“Jangan sampai Golkar Garut dipimpin oleh tamu. Maksud saya, jangan sampai orang yang tidak lama berproses di dalam partai justru mengambil posisi kepemimpinan, sementara kader-kader yang sudah lama berjuang dan membesarkan partai justru tidak mendapatkan kesempatan,” kata Ade.

Menurutnya, kaderisasi merupakan salah satu kekuatan penting dalam sebuah organisasi politik. Kader yang telah lama berada di dalam partai dinilai lebih memahami karakter organisasi, struktur kepengurusan, basis massa, hingga persoalan-persoalan yang dihadapi partai di tingkat bawah.

Ade juga menyebut bahwa pengalaman panjang di internal partai menjadi modal penting bagi seorang calon pemimpin. Seorang ketua partai, kata dia, tidak hanya membutuhkan popularitas, tetapi juga kemampuan mengelola organisasi, membangun komunikasi dengan kader, serta menjaga soliditas di seluruh tingkatan.

“Yang penting bukan hanya siapa yang mempunyai nama besar, tetapi siapa yang benar-benar memahami organisasi dan punya pengalaman di dalamnya. Kader yang sudah lama berjuang tentu memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebutuhan partai,” tuturnya.

Ia berharap proses penentuan kepemimpinan Golkar Garut dapat berjalan secara demokratis, terbuka, serta tetap mengedepankan kepentingan organisasi. Menurut Ade, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin harus mampu membawa Golkar semakin dekat dengan masyarakat.

Selain itu, pemimpin Golkar Garut ke depan diharapkan tidak hanya fokus pada kepentingan internal partai, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Garut.

Ade menilai partai politik memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, kekuatan internal partai harus dibangun melalui kaderisasi yang sehat dan penghargaan terhadap kader yang telah lama berproses.

“Kalau ingin partai kuat, kader harus dihargai. Orang yang sudah lama berproses jangan sampai hanya menjadi penonton. Berikan ruang kepada kader untuk memimpin dan membangun partai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ade berharap seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pergantian atau penentuan kepemimpinan Golkar Garut dapat mempertimbangkan aspirasi dari kader di tingkat bawah. Menurutnya, suara kader dan akar rumput merupakan bagian penting dalam menentukan arah perjalanan partai.

Ia juga mengajak seluruh kader Golkar agar menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk terjadinya perpecahan.

“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, yang paling penting Golkar harus tetap solid. Perbedaan pandangan merupakan hal biasa dalam organisasi, tetapi setelah keputusan diambil harus kembali bersama-sama membesarkan partai,” pungkas Ade Sudrajat.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap dinamika politik lokal Kabupaten Garut. Ade berharap proses kepemimpinan Golkar Garut nantinya benar-benar menghasilkan figur yang mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat kaderisasi, dan membawa partai semakin dekat dengan masyarakat.(opx)

UPDATE: Informasi dalam artikel ini telah diverifikasi dan validasi secara berkala hingga 6 Oktober 2026.

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

🔥 Pusat Informasi & Rubrik Utama Expose.net

Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:

Ade Sudrajat: Kader Golkar Wajib Didukung Pimpin Golkar Garut, Jangan Sampai Dipimpin ‘Tamu’

Oleh: Taufik | 18:11 WIB, 10 September 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.