Berita InternasionalHeadline NewsPertahanan Keamanan

Hamas Setuju Lucuti Senjata Total, Tunggu Respons Israel

Amanda
×

Hamas Setuju Lucuti Senjata Total, Tunggu Respons Israel

Sebarkan artikel ini
Hamas Setuju Lucuti Senjata Total, Tunggu Respons Israel
Hamas Setuju Lucuti Senjata Total, Tunggu Respons Israel

GAZA, 3 Agustus 2026Hamas menyatakan menyetujui perlucutan senjata secara total sebagai bagian dari rencana perdamaian yang dimediasi Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Meski disebut sebagai terobosan bersejarah, Israel hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terhadap proposal tersebut.

Hamas Sepakati Perlucutan Senjata Bertahap

Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Donald Trump menyebut persetujuan Hamas untuk melucuti seluruh persenjataannya sebagai sebuah “terobosan bersejarah” dalam upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama di Jalur Gaza.

Menurut dewan tersebut, proses perlucutan senjata Hamas nantinya akan diikuti dengan penarikan pasukan Israel dari Gaza sebagai bagian dari implementasi rencana perdamaian yang telah disusun.

Namun hingga berita ini ditulis, pemerintah Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kesediaannya mengikuti tahapan tersebut.

AS Sebut Trump Akan Kecewa Jika Israel Menolak

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada wartawan bahwa Presiden Donald Trump akan merasa “sangat kecewa” apabila Israel memutuskan tidak menarik pasukannya dari Jalur Gaza.

Penarikan pasukan Israel menjadi salah satu syarat utama dalam cetak biru perdamaian yang diumumkan Trump pada Oktober lalu. Pemerintah AS berharap kedua pihak menjalankan seluruh kewajiban sesuai tahapan yang telah disepakati.

Rencana Perdamaian Menggunakan Sistem Verifikasi Ketat

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menjelaskan bahwa pelaksanaan perjanjian akan dilakukan secara bertahap dan diawasi melalui mekanisme verifikasi yang ketat.

Pemerintah AS menegaskan bahwa seluruh proses dirancang dengan prinsip “tanpa kepercayaan” (trustless). Dengan demikian, baik Hamas maupun Israel tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya sebelum masing-masing memenuhi seluruh kewajiban yang telah ditentukan.

Tahapan Perlucutan Senjata Hamas

Tahap pertama dimulai dengan perlucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata yang lebih kecil di Gaza.

Selanjutnya, Hamas akan membongkar infrastruktur militernya secara bertahap, termasuk jaringan terowongan bawah tanah, gudang penyimpanan senjata, serta fasilitas produksi persenjataan. Proses ini diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama karena skala infrastrukturnya yang besar.

Setelah seluruh tahapan selesai, otoritas Palestina yang baru direncanakan mengambil alih kendali penuh atas seluruh persenjataan di Jalur Gaza, termasuk senjata yang selama ini digunakan aparat kepolisian Hamas.

Warga Gaza Masih Skeptis

Di tengah pengumuman tersebut, respons masyarakat Gaza dinilai belum menunjukkan optimisme yang besar.

Banyak warga Palestina masih meragukan peluang keberhasilan rencana perdamaian baru karena pengalaman sebelumnya. Sejumlah kesepakatan gencatan senjata dan perundingan damai yang pernah dicapai berulang kali gagal sebelum menghasilkan perubahan nyata di lapangan.

Sikap skeptis itu juga dipengaruhi rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kedua pihak yang berkonflik, baik Hamas maupun Israel, setelah konflik berkepanjangan selama bertahun-tahun.

Kesepakatan Masih Menunggu Respons Israel

Persetujuan Hamas menjadi perkembangan penting dalam upaya penyelesaian konflik Gaza. Meski demikian, implementasi rencana perdamaian tersebut masih bergantung pada keputusan pemerintah Israel terkait penarikan pasukan dan pelaksanaan tahapan yang telah disusun.

Apabila kedua pihak menyepakati seluruh proses, rencana tersebut berpotensi menjadi salah satu langkah diplomatik paling signifikan dalam konflik Israel–Palestina dalam beberapa tahun terakhir.

Penulis : Amanda

Fingerprint: EXPOSE NET - News-28957

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

🔥 Pusat Informasi & Rubrik Utama Expose.net

Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:

Hamas Setuju Lucuti Senjata Total, Tunggu Respons Israel

Oleh: Fatiha Amanda | 20:37 WIB, 3 Agustus 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.