JAKARTA, 1 Oktober 2026 – Kasus penyakit akibat virus Influenza A di Jakarta mengalami kenaikan sekitar 15 persen. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut peningkatan tersebut masih tergolong rendah sehingga kondisi ibu kota dinilai aman, meski masyarakat tetap diminta mewaspadai gejala flu dan ISPA.
Influenza A Jakarta Naik 15 Persen
Pramono mengatakan tren kenaikan kasus Influenza A di Jakarta telah dikomunikasikan dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan jajaran Kementerian Kesehatan. Berdasarkan pemantauan tersebut, peningkatan kasus masih berada pada tingkat yang rendah.
Menurut Pramono, kenaikan kasus yang terjadi saat ini belum menunjukkan kondisi yang mengarah pada outbreak atau wabah. Ia menyebut peningkatan yang tercatat sekitar 15 persen masih tergolong ringan.
“Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali. Jadi kenaikan itu baru menjadi outbreak ataupun dianggap sebagai wabah atau bencana, kalau di atas 150 persen. Ini kenaikannya masih sangat mild, yaitu 15 persen, sehingga Jakarta masih aman-aman saja,” kata Pramono di Balai Kota.
Warga Diminta Waspadai Flu dan ISPA
Meski kondisi dinilai masih aman, Pramono tetap meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala penyakit pernapasan. Warga yang mengalami flu maupun infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) diminta segera mendapatkan pemeriksaan medis.
Pramono memastikan fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit dan puskesmas juga disebut terbuka bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.
“Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat yang merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit. Dan semua rumah sakit yang dimiliki oleh pemerintah daerah dan puskesmas membuka diri untuk melakukan pengobatan itu,” ujar Pramono.
Kemenkes Sebut Influenza A Umumnya Tidak Berbahaya
Pernyataan Pramono sejalan dengan penjelasan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Herbuwono mengenai karakteristik influenza A. Dante menyebut sebagian besar infeksi influenza A merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya.
Dante menjelaskan influenza A termasuk self-limiting disease, yakni penyakit yang pada umumnya dapat membaik tanpa pengobatan khusus. Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus dan tingkat keparahannya.
“Ini adalah self-limiting disease, penyakit yang sembuh dengan sendirinya tanpa diobati. Jadi tidak berbahaya influenza A tersebut,” kata Dante.
Belum Ada Kenaikan Signifikan
Dante juga menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan pemerintah, belum terdapat peningkatan kasus influenza yang signifikan, baik di Indonesia maupun secara global.
Karena itu, masyarakat diminta menyikapi informasi mengenai influenza A secara proporsional. Pemantauan tetap dilakukan untuk melihat perkembangan kasus sekaligus memastikan tidak terjadi peningkatan tingkat keparahan yang perlu mendapat perhatian khusus.
Kasus Influenza Cenderung Naik Menjelang Musim Hujan
Dante menjelaskan pola penyebaran influenza A pada dasarnya serupa dengan influenza pada umumnya. Di Indonesia, kasus influenza cenderung mengalami peningkatan menjelang musim hujan.
Setelah memasuki periode berikutnya, kasus influenza biasanya mulai menurun. Dante menyebut penurunan tersebut umumnya terjadi pada sekitar Februari hingga Maret.
Dengan pola tersebut, peningkatan kasus influenza menjelang musim hujan perlu tetap dipantau. Namun, pemerintah mengingatkan agar informasi mengenai kenaikan kasus tidak disampaikan secara berlebihan sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
“Jangan ini digoreng dan dijadikan berita yang viral, sehingga seolah-olah menakutkan. Padahal tidak sama sekali, influenza A ini biasa saja kayak influenza biasa,” tutur Dante.
Masyarakat Tetap Perlu Memperhatikan Gejala
Meski influenza A pada umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan ketika mengalami gejala flu atau ISPA. Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan dapat dilakukan apabila gejala dirasakan mengganggu atau membutuhkan penanganan medis.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan layanan rumah sakit dan puskesmas tetap tersedia bagi masyarakat. Dengan demikian, warga yang mengalami keluhan terkait flu maupun infeksi saluran pernapasan dapat memperoleh pemeriksaan sesuai kondisi masing-masing.
Penulis : Amanda
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Asuransi Indonesia Update Informasi tentang Asuransi Askrida.
- Update Berita Pemerintahan Daerah Upadte Berita Pemerintahan Kabupaten Bogor .
Influenza A Jakarta Naik 15 Persen, Pramono: Masih Aman
Oleh: Fatiha Amanda | 11:55 WIB, 1 Oktober 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.



