Jadi Wakil Dharma Pongkrekun di Pilgub DKI Jakarta, Ini Profil Kun Wardana Abyoto

Ex-Pose.net, Jakarta – Bakal calon peserta Pilgub DKI Jakarta Dharma Pongrekun dan Kun Wardana menyerahkan dokumen dukungan pencalonan jalur independen atau perorangan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 ke Kantor KPU DKI Jakarta pada Minggu (13/5/2024).

Kun Wardana Abyoto mengklaim, berhasil mengumpulkan dokumen syarat dukungan sebanyak 692.005 dukungan dengan 116.337 dukungan yang di unggah di aplikasi aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Berikut profil Kun Wardana Abyoto:

Kun Wardana Abyoto adalah seorang akademisi dan praktisi dalam bidang fisika kuantum yang telah menggabungkan tradisi budaya spiritual Nusantara dengan pemahaman ilmiah untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi.

Selain itu, ia adalah seorang profesional yang terkenal dalam bidang ketenagakerjaan dan perjuangan hak-hak pekerja. Dia saat ini menjabat sebagai direktur di Uni
Global Union Asia dan Pasifik.

Ia pun telah berkontribusi dalam pengembangan fisika kuantum dan memperluas pemahaman tentang hubungannya dengan spiritualitas dan kesadaran.

Kun Wardana Abyoto lahir pada 11 Agustus 1969. Ia seorang akademisi dan peneliti yang berasal dari Jakarta. Kun Wardana Abyoto menunjukkan bakat dan kecerdasan yang luar biasa sejak usia muda.

Pada usia 12 tahun 11 bulan, ia mendapatkan pengakuan yang luar biasa dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Mahasiswa Universitas Termuda dengan Nomor Rekor MURI No. 7483/R.MURI/VI/2016.

Jenjang pendidikan formal Kun Wardana Abyoto di mulai dengan meraih gelar sarjana di Departemen Teknik Elektronika dengan spesialisasi dalam Ilmu Komputer dan Sistem Kontrol, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Trisakti pada bulan Maret 1988. Dimana dirinya menerima penghargaan kehormatan karena lulus dengan gelar sarjana pada usia 18 tahun.

Kemudian, Kun melanjutkan pendidikannya dan meraih gelar Magister dalam Program Studi Opto Elektroteknik dan Aplikasi Laser spesialisasi dalam Pengolahan Citra Digital di Fakultas Pascasarjana, Universitas Indonesia pada bulan Juli 1990 dengan prestasi tertinggi cumlaude.

Kun Wardana Abyoto meraih gelar Doktor (Dr) dalam Fisika Komputasi di Fakultas Pascasarjana, Institut Teknologi Bandung dengan predikat cumlaude pada April 1999.

Selain pendidikan formal, Kun Wardana Abyoto juga mengikuti pendidikan informal dengan mengikuti Program Penelitian Internasional di bidang Jaringan Saraf dan Logika Fuzzy di Departemen Sistem Informasi Universitas Ilmu Pengetahuan Tokyo. Dengan prestasi luar biasa yang di apresiasi oleh Dekan Fakultas Administrasi Bisnis dan Ilmu Informasi pada 5 Januari hingga 14 April 1998.

Kemudian, Kun Wardana Abyoto mengikuti Program Pendidikan Tenaga Kerja Sektoral dengan Fokus Khusus pada MNEs (Multinational Enterprises) di ILO International Training Center Turin. Di danai oleh Kementerian Luar Negeri Italia pada 26 Mei hingga 6 Juni 2003.

Kun Wardana Abyoto memiliki karier yang cemerlang dalam bidang ketenagakerjaan. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur di Uni Global Union Asia dan Pasifik (UNI Apro) yang merupakan organisasi regional dengan lebih dari 20 juta anggota dari lebih dari 900 afiliasi di 150 negara.

Organisasi tersebut mewakili sekitar 3,5 juta anggota di 170 serikat pekerja di 22 negara di wilayah Asia dan Pasifik. Posisinya sebagai direktur memungkinkan Kun Wardana Abyoto untuk menjadi advokat hubungan industrial berbasis kemitraan sosial.

Ia menginisiasi dan memfasilitasi kerja sama antara manajemen dan serikat pekerja di berbagai perusahaan di beberapa negara. Dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif.

Selain perannya di UNI Apro, Kun Wardana Abyoto juga menjabat sebagai Direktur Operasional di Dewan Serikat Pekerja Jasa ASEAN (ASETUC). Organisasi ini terdiri dari serikat pekerja dari tiga Serikat Global, yaitu BWI, UNI, dan PSI di negara-negara anggota ASEAN sejak tahun 2010.

Peran Kun Wardana Abyoto di ASETUC melibatkan partisipasinya dalam kampanye untuk mensosialisasikan proses integrasi ASEAN. Dan mewakili kepentingan serta memperjuangkan hak-hak pekerja di negara-negara anggota ASEAN. Dia juga membangun kemitraan antara serikat pekerja dan bisnis untuk menghadapi tantangan global dan regional.

Sebelum karier di UNI Apro dan ASETUC, Kun Wardana Abyoto memiliki pengalaman kerja yang beragam. Antara tahun 1995 hingga 2004 ia bekerja di PT. Indosat. Departemen Pengembangan Strategis yang khusus dalam bidang Internet dan Multimedia, sebagai Telekomunikasi Carrier di Jakarta. Ia juga bekerja di PT. Versadata Systemindo sebagai Konsultan Teknologi Informasi di Jaka pada tahun 1995.

Selain karier profesionalnya, Kun Wardana Abyoto juga aktif dalam dunia akademik. Ia menjadi dosen dan pembimbing tesis di Fakultas Pascasarjana, Institut Sains dan Teknologi Nasional, Jakarta sejak tahun 1990.

Dia juga terlibat sebagai penguji eksternal untuk program doktor dalam bidang Teknologi Informasi di Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma, Jakarta.

Kun Wardana Abyoto juga terlibat dalam berbagai organisasi dan komite terkait ketenagakerjaan. Ia menjadi wasit untuk Penghargaan Bipartit Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang di selenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia pada tahun 2011, 2014, dan 2022.

Ia juga menjadi anggota Komite Pelatihan Vokasional Nasional yang bertujuan untuk mengembangkan langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan ekosistem pelatihan vokasional nasional.

Sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam bidang ketenagakerjaan, Kun Wardana Abyoto pernah menjabat sebagai Presiden Uni Network International Asia dan Pasifik Youth dari tahun 2001 hingga 2005.

Dia juga menjabat sebagai Presiden Masyarakat Informatika Indonesia (MIFTA) dari tahun 2001 hingga 2005. Ia juga pernah menjadi Wakil Presiden Indonesian Society on Electrical, Electronics, Communication, and Information.

Selain kegiatan akademik dan keahliannya dalam teknik, Kun Wardana Abyoto memiliki minat yang kuat dalam tradisi budaya spiritual Nusantara dan hubungannya dengan fisika kuantum.

Ia percaya bahwa tradisi budaya spiritual dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang sifat
kesadaran dan kesadaran kolektif manusia.

Kun tertarik pada konsep Efek Pengamat (Observer Effect) dalam fisika kuantum, yang menekankan bahwa kesadaran memainkan peran penting dalam membentuk realitas.

Kun Wardana Abyoto meyakini bahwa kesadaran individu dan kolektif manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap situasi dan kondisi yang ada di dunia saat ini.

Pemetaan tingkat kesadaran juga merupakan minat yang khusus bagi Kun Wardana Abyoto. Ia menyadari pentingnya pemetaan ini dalam mengantisipasi dan meningkatkan kesadaran menuju tingkat yang lebih universal. Ia mengacu pada ‘Map of Consciousness’ yang dikembangkan oleh
David R. Hawkins sebagai alat untuk memahami tingkat kesadaran manusia secara menyeluruh.

Dengan gabungan pengetahuan dan pemahaman dalam bidang fisika kuantum dan budaya spiritual Nusantara. Kun Wardana Abyoto terus berusaha untuk memperluas pemahamannya dan menerapkan konsep-konsep teori kuantum dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengakui bahwa penggabungan antara spiritualitas dan ilmu pengetahuan modern seperti fisika kuantum dapat memberikan manfaat yang besar bagi manusia dalam mencapai kesadaran yang lebih tinggi.

Kun Wardana Abyoto juga berupaya untuk memperkenalkan konsep-konsep fisika kuantum kepada masyarakat umum dengan bahasa yang dapat di mengerti. Ia menyadari bahwa fisika kuantum seringkali dianggap sebagai subjek yang kompleks dan sulit dipahami oleh banyak orang.

Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mengkomunikasikan konsep-konsep tersebut secara sederhana dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Kun Wardana Abyoto aktif dalam mengadakan seminar, diskusi, dan acara publik lainnya untuk membagikan pengetahuannya tentang fisika kuantum dan hubungannya dengan spiritualitas. Dengan harapan dapat membangun kesadaran kolektif dan memotivasi orang-orang untuk menjelajahi dan mengembangkan potensi kesadaran mereka sendiri.

Kun Wardana Abyoto juga terlibat dalam penelitian dan pengembangan dalam bidang fisika kuantum. Ia bekerjasama dengan sesama ilmuwan dan peneliti untuk menjelajahi potensi aplikasi teori kuantum dalam berbagai bidang, termasuk teknologi, kedokteran, dan energi.

Ia percaya bahwa pemahaman yang lebih mendalam tentang fisika kuantum dapat membawa kemajuan besar
bagi umat manusia.

Dalam perjalanan hidupnya, Kun Wardana Abyoto selalu mengedepankan pendekatan yang netral dan obyektif. Ia berkomitmen untuk menghindari keberpihakan atau penggiringan opini publik yang bersifat subjektif dan meyakini bahwa pengetahuan dan pemahaman yang objektif adalah kunci untuk mencapai pembaruan dan kemajuan yang lebih baik.

Selain dedikasinya dalam bidang fisika kuantum dan spiritualitas, Kun Wardana Abyoto juga aktif dalam kegiatan buruh. Ia menyadari pentingnya perjuangan hak-hak buruh dan keadilan sosial dalam masyarakat.

Hal tersebut membuatnya terlibat dalam berbagai gerakan buruh dan sering kali menjadi pembicara dalam acara-acara yang berkaitan dengan isu buruh.

Sebagai seorang profesional Kun Wardana Abyoto sangat berpengaruh dalam bidang ketenagakerjaan dan pekerjaan kerasnya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di wilayah Asia dan Pasifik di akui secara luas karena keahliannya dalam hubungan industrial dan kerjasama antara serikat pekerja dan manajemen.

Kun Wardana Abyoto terus berjuang untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, harmonis, dan berkelanjutan bagi semua pekerja di kawasan Asia dan Pasifik.

Kun Wardana Abyoto juga aktif terlibat dalam berbagai konferensi dan forum internasional. Dia sering menjadi pembicara dan panelis dalam acara-acara yang membahas isu-isu ketenagakerjaan, hak-hak pekerja, dan perkembangan ekonomi di Asia dan Pasifik.

Kontribusinya yang berharga dalam membangun kemitraan antara serikat pekerja, perusahaan, dan pemerintah telah memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan pekerja di kawasan tersebut.

Dengan kesadarannya akan pentingnya persatuan dan solidaritas buruh, Kun Wardana Abyoto juga terlibat dalam gerakan serikat pekerja. Ia mendorong pekerja untuk bersatu dan berorganisasi agar dapat mengamankan hak-hak mereka dan memperjuangkan perubahan yang lebih baik dalam dunia kerja.

Kun Wardana Abyoto menganggap bahwa serikat pekerja adalah wadah yang penting untuk berkomunikasi, memperkuat posisi pekerja, dan mencapai perubahan yang lebih adil dalam dunia ketenagakerjaan.

Dalam semua kegiatannya sebagai seorang aktivis buruh, Kun Wardana Abyoto tetap menjaga sikap yang objektif dan tidak memihak. Ia berusaha untuk membawa perubahan positif melalui dialog yang konstruktif, kesadaran akan hak-hak buruh, dan upaya kolaboratif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Kun Wardana Abyoto adalah sosok yang berkomitmen dalam perjuangan hak-hak buruh dan membangun hubungan kerja yang adil, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial.

Selain aktif dalam kegiatan buruh, Kun Wardana Abyoto juga memberikan pencerahan tentang praktek kuantum dalam kehidupan sehari-hari bagi para buruh. Ia percaya bahwa prinsip-prinsip fisika kuantum dapat digunakan sebagai alat untuk memahami dan menghadapi tantangan dalam dunia ketenagakerjaan.

Kun Wardana Abyoto mengajarkan kepada para buruh tentang konsep ‘Ketidakpastian’ dalam fisika kuantum. Menurutnya, dalam kehidupan buruh ada banyak hal yang tidak dapat diprediksi atau dikendalikan secara penuh.

Namun, dengan memahami bahwa ketidakpastian adalah bagian alamiah dari kehidupan, para buruh dapat mengembangkan sikap fleksibilitas dan adaptabilitas dalam menghadapi perubahan dan tantangan yang muncul di tempat kerja.

Selain itu, Kun Wardana Abyoto juga mengajarkan konsep ‘Superposisi’ dalam fisika kuantum kepada para buruh. Ia menggambarkan bahwa setiap individu memiliki potensi yang tidak terbatas dan mampu berada dalam berbagai posisi atau peran di tempat kerja. Para buruh di imbau untuk mengenali kekuatan dan kemampuan mereka yang unik serta mengambil inisiatif untuk mengembangkan diri dan berkontribusi secara maksimal dalam pekerjaan mereka.

Kun Wardana Abyoto juga berbagi tentang ‘Interferensi’ dalam fisika kuantum sebagai analogi dalam kehidupan buruh. Ia mengajarkan bahwa kolaborasi dan kerjasama antar buruh sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis. Melalui kerjasama yang baik, para buruh dapat saling mendukung, berbagi pengetahuan, dan mencapai hasil yang lebih baik. Selain itu, Kun Wardana Abyoto juga membahas konsep ‘Keterhubungan’ dalam fisika kuantum.

Ia mengajarkan bahwa semua elemen dalam tempat kerja saling terkait dan memiliki dampak satu sama lain. Para buruh di ingatkan untuk memahami bahwa tindakan mereka memiliki konsekuensi dan dapat mempengaruhi orang lain. Oleh karena itu, penting bagi para buruh untuk bertindak dengan tanggung jawab dan kesadaran akan keberadaan mereka sebagai bagian dari sebuah sistem yang lebih besar.

Dalam perjalanan hidupnya, Kun Wardana Abyoto juga telah melakukan riset dan penelitian yang berfokus pada aplikasi teori kuantum dalam berbagai aspek kehidupan buruh.

Ia telah menghasilkan karya-karya ilmiah yang mendalam, mengulas tentang bagaimana prinsip-prinsip kuantum dapat di terapkan untuk meningkatkan efisiensi kerja, memecahkan masalah kompleks, hubungan antar manusia. Untuk mencapai kehidupan yang lebih seimbang dan memuaskan serta menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pengalaman ini, Kun Wardana Abyoto berharap para buruh dapat mengintegrasikan prinsip-prinsip fisika kuantum dalam kehidupan sehari-hari mereka dengan integritas dan kejujuran.

Ia percaya bahwa hal tersebut dapat di gunakan sebagai panduan moral dalam menghadapi situasi yang kompleks di tempat kerja.

Melalui kontribusinya dalam bidang fisika kuantum dan kegiatan dengan buruh, Kun Wardana Abyoto telah menjadi sosok yang di hormati dan di akui dalam komunitas ilmiah dan buruh.

Dimana dirinya terus berdedikasi untuk menyebarkan pengetahuan dan memotivasi orang-orang untuk mengembangkan kesadaran dan potensi diri mereka melalui praktek-praktek kuantum.

Kun Wardana Abyoto merupakan sosok yang membawa gagasan-gagasan baru tentang hubungan antara fisika kuantum dan kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pekerjaan. Melalui pendekatannya yang holistik dan mendalam, ia mampu menghubungkan dunia fisika kuantum dengan realitas kehidupan manusia, termasuk kehidupan para buruh.

Selain itu, Kun Wardana Abyoto juga memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Dia terlibat dalam berbagai kegiatan dan kampanye untuk melawan kemiskinan, mempromosikan kesetaraan gender dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kesadarannya akan pentingnya tanggungjawab sosial dan lingkungan dalam dunia kerja menjadikannya sebagai pembela yang kuat untuk prinsip-prinsip keberlanjutan dan keadilan dalam setiap aspek kehidupan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kun Wardana Abyoto juga telah memperluas jangkauan kerjanya dengan melibatkan diri dalam inisiatif digital dan teknologi. Dia menyadari peran penting transformasi digital dalam dunia kerja dan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam kapasitasnya sebagai Direktur ICTS dan Sektor Pos dan Logistik di UNI Global Union Asia dan Pasifik, ia bekerja untuk memastikan bahwa pekerja dalam sektor-sektor tersebut memiliki akses dan perlindungan yang tepat dalam menghadapi perubahan yang ditimbulkan oleh digitalisasi.

Kun Wardana Abyoto adalah seorang tokoh yang berdedikasi, visioner, dan berpengaruh dalam dunia ketenagakerjaan di Asia dan Pasifik.

Kontribusinya yang luar biasa dalam memperjuangkan hak-hak pekerja, membangun kemitraan, dan mengadvokasi keadilan sosial telah memberikan dampak yang nyata bagi jutaan pekerja di wilayah tersebut. Melalui pengalaman, pengetahuan, dan kepemimpinannya.

Kun Wardana Abyoto terus berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan bagi semua pekerja di Asia dan Pasifik.

Visited 11 times, 1 visit(s) today