MINAHASA TENGGARA, 4 Agustus 2026 – Kebakaran hutan melanda kawasan hutan lindung Gunung Soputan, Sulawesi Utara, sejak Minggu (2/8). Hingga Selasa (4/8), api masih belum berhasil dipadamkan dan telah menghanguskan lebih dari 200 hektare lahan. Petugas gabungan terus berupaya melakukan pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke area pertanian maupun permukiman warga.
REKOMENDASI ARTIKEL : Data Pajak DKI Aman Usai Kebakaran Gedung Bapenda
Kebakaran Gunung Soputan Belum Berhasil Dipadamkan
Kawasan hutan lindung Gunung Soputan masih dilanda kebakaran hebat hingga Selasa (4/8). Sejumlah titik api masih terlihat di lereng gunung api aktif bertipe stratovolcano tersebut meski upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan.
Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Danny Repi, mengatakan petugas masih berjibaku memadamkan kobaran api yang terus bertahan di beberapa lokasi.
“Sampai hari ini, api belum padam. Masih ada beberapa titik api di hutan lindung Gunung Soputan,” ujar Danny.
Musim Kemarau dan Angin Kencang Percepat Penyebaran Api
Kondisi Vegetasi Memperburuk Kebakaran
Menurut BPBD Sulawesi Utara, cuaca panas akibat musim kemarau menjadi faktor utama yang menyebabkan api cepat membesar. Tiupan angin kencang turut mempercepat penyebaran kobaran api ke berbagai titik.
Selain itu, vegetasi yang didominasi alang-alang kering dan pohon pinus membuat api lebih mudah merambat.
REKOMENDASI ARTIKEL : Kebakaran Bromo Capai 176 Hektare, Diduga dari Perapian Warga
“Memang lagi kemarau, cuaca panas. Jadi api itu cepat menjalar,” kata Danny.
Luas Area Terbakar Diperkirakan Lebih dari 200 Hektare
Data sementara BPBD Sulawesi Utara menunjukkan kebakaran telah menghanguskan lebih dari 200 hektare kawasan hutan lindung. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang terus dilakukan di lapangan.
“Data terakhir itu sudah lebih 200 hektare yang terbakar. Sebentar baru di-update lagi datanya,” jelas Danny.
Petugas masih melakukan pemantauan untuk memastikan luas area terdampak secara akurat.
Fokus Pemadaman Lindungi Permukiman dan Lahan Pertanian
Hingga saat ini, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Prioritas utama petugas adalah mencegah api menjalar ke kawasan persawahan, perkebunan, dan permukiman warga yang berada di sekitar lereng Gunung Soputan.
Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan pemantauan terhadap titik-titik api yang masih aktif, terutama di lokasi yang sulit dijangkau.
Penulis : Amanda
Artikel ini terkait dengan konten :
- Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Meluas hingga 51 Hektare
- Kebakaran Hutan Spanyol Tewaskan 12 Orang, 19 Masih Hilang
- Israel Minta Bantuan Internasional Atasi Kebakaran Hutan
- Tanpa Kebersamaan, Kebakaran Hutan Lahan Tidak Dapat Diatasi
- Kebakaran Bromo Capai 176 Hektare, Diduga dari Perapian Warga
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkini dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Kebakaran Hutan Gunung Soputan Meluas, Lebih 200 Hektare Terbakar
Oleh: Fatiha Amanda | 19:34 WIB, 4 Agustus 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.




