BOGOR, 8 Juli 2026 – Sebanyak 2.189 warga di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan berkurangnya curah hujan. Sumur-sumur warga mengering sehingga sebagian masyarakat terpaksa mengambil air dari aliran Sungai Cikeas. BPBD Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan air bersih dan akan melanjutkan distribusi secara bertahap.
REKOMENDASI ARTIKEL : Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana), Disdamkarmat Garut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan, Karhutla.
2.189 Warga Sukaraja Terdampak Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 2.189 warga terdampak kekeringan di dua kampung yang berada di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan kondisi paling terdampak berada di Kampung Cibedug Mayak dan Kampung Cibedug Raden. Hampir seluruh sumur warga di wilayah tersebut telah mengering sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.
“Untuk di wilayah Desa Nagrak, khususnya Kampung Cibedug Mayak dan Cibedug Raden, air sudah kering dan hampir semua sumur warga kering. Warga harus mencari sumber air ke aliran Sungai Cikeas,” kata Adam, Rabu (8/7/2026).
Musim Kemarau Picu Krisis Air Bersih
Curah Hujan Turun Drastis
Menurut Adam, kekeringan dipicu oleh turunnya curah hujan secara signifikan akibat anomali iklim yang menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih panjang di wilayah Sukaraja.
REKOMENDASI ARTIKEL : Desa di Kecamatan Pasrepan Kekeringan, PMI Pasuruan Berikan Bantuan Air Bersih
Kondisi tersebut mengakibatkan cadangan air tanah terus menurun dan sejumlah sumber mata air tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Dampaknya, warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi hingga mencuci.
“Kekeringan dimulai dengan berkurangnya curah hujan secara drastis di wilayah Kecamatan Sukaraja akibat anomali iklim atau musim kemarau panjang. Hal ini memicu rangkaian dampak beruntun, mulai dari turunnya cadangan air dan kurangnya sumber mata air di wilayah tersebut,” ujar Adam.
Ratusan Kepala Keluarga Terdampak
Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Bogor, sebanyak 369 kepala keluarga (KK) atau 1.389 jiwa terdampak di Kampung Cibedug Mayak.
Sementara itu, di Kampung Cibedug Raden terdapat 284 kepala keluarga atau sekitar 800 jiwa yang mengalami dampak serupa.
Secara keseluruhan, jumlah warga yang terdampak kekeringan di dua kampung tersebut mencapai 653 kepala keluarga dengan total 2.189 jiwa.
REKOMENDASI ARTIKEL : Kebakaran Hutan Spanyol Tewaskan 12 Orang, 19 Masih Hilang
BPBD Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih
Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Bogor telah mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter ke wilayah terdampak melalui Tim Reaksi Cepat (TRC).
Distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini kesulitan memperoleh pasokan air akibat sumur mengering. Penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Untuk hari ini di lokasi Kampung Cibedug Mayak dan Cibedug Raden aman terkendali, untuk pasokan air bersih sudah didistribusikan oleh tim TRC BPBD Kabupaten Bogor dengan volume 15.000 liter,” ujar Adam.
BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung. Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan kondisi kekeringan serta menyiapkan langkah lanjutan apabila wilayah terdampak bertambah.
Penulis : Amanda
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkinni dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Kekeringan Sukaraja, 2.189 Warga Bogor Terdampak
Oleh: Fatiha Amanda | 11:09 WIB, 8 Juli 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.




