BeritaUtama

Pengajian Majelis Taklim Al-Qalam, KH Ahmad Yaudin Sogir Ingatkan Jurnalis Utamakan Salat

Avatar photo
×

Pengajian Majelis Taklim Al-Qalam, KH Ahmad Yaudin Sogir Ingatkan Jurnalis Utamakan Salat

Sebarkan artikel ini

Ex-Pose.net, CIBINONG – Pengajian Jurnalis Al-Qalam kembali dilaksanakan secara rutin pada Jumat (18/9/2026) di Cibinong, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, pembinaan keagamaan, sekaligus ruang untuk saling mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi.

Pengajian tersebut menghadirkan KH Achmad Yaudin Sogir, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi I, sebagai guru pengajian. Dalam tausiyahnya, Sogir mengangkat tema pentingnya menjaga salat dan tidak membiarkan kesibukan pekerjaan membuat kewajiban tersebut terabaikan.

Menurut Sogir, salat merupakan kewajiban utama yang harus mendapat perhatian, termasuk bagi mereka yang memiliki aktivitas pekerjaan dengan mobilitas tinggi seperti para jurnalis.

“Salat itu utama. Jangan sampai pekerjaan, kesibukan, atau kegiatan kita membuat salat ditinggalkan. Ketika sudah masuk waktunya, jangan sengaja menunda-nunda. Kita boleh sibuk dengan urusan dunia, tetapi jangan sampai kewajiban kepada Allah justru ditinggalkan,” kata Sogir.

Ia menambahkan, apabila seseorang pernah meninggalkan salat wajib, maka persoalan tersebut tidak seharusnya dilupakan. Salat yang tertinggal perlu diqadha sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau ada salat yang pernah ditinggalkan, jangan dianggap selesai begitu saja. Itu tetap menjadi tanggungan. Laksanakan qadha ketika ada kesempatan dan jangan terus menundanya. Yang penting ada kesungguhan untuk memperbaiki dan menyelesaikan kewajiban yang pernah tertinggal,” tuturnya.

Sogir juga mengingatkan para jurnalis agar mampu mengatur waktu antara pekerjaan dan kewajiban ibadah. Menurutnya, profesi apa pun tetap harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab tanpa mengabaikan kewajiban agama.

“Jangan menunggu pekerjaan selesai baru salat, karena pekerjaan tidak akan pernah selesai. Ada waktunya kita bekerja dan ada waktunya kita menghadap Allah. Justru dengan menjaga salat, kita belajar disiplin, menghargai waktu dan menjaga amanah,” ungkapnya.

Ia berharap pengajian Al-Qalam dapat terus menjadi ruang pembelajaran dan silaturahmi bagi para jurnalis, sehingga kehidupan profesional berjalan beriringan dengan pembentukan moral dan spiritual.

Sementara itu, pengurus Pengajian Jurnalis Al-Qalam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Gus Sholeh selaku Pembina Al-Qalam yang terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pengajian para jurnalis.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gus Sholeh selaku Pembina Al-Qalam yang selama ini memberikan dukungan kepada kegiatan pengajian. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami agar kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi para jurnalis,” ujar pengurus.

Pengurus Al-Qalam juga menyampaikan terima kasih kepada Cimory yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan pengajian.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Cimory atas dukungan yang diberikan. Semoga setiap bentuk dukungan dan kepedulian terhadap kegiatan positif seperti ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” tutupnya.

UPDATE: Informasi dalam artikel ini telah diverifikasi dan validasi secara berkala hingga 6 Oktober 2026.

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

🔥 Pusat Informasi & Rubrik Utama Expose.net

Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:

Pengajian Majelis Taklim Al-Qalam, KH Ahmad Yaudin Sogir Ingatkan Jurnalis Utamakan Salat

Oleh: rieke | 22:39 WIB, 18 September 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.