DEPOK, 6 Agustus 2026 – Polisi mengungkap fakta baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Kota Depok. Berdasarkan pemeriksaan saksi dan analisis telepon genggam tersangka Saepullah alias SA (26), penyidik menemukan bahwa tersangka tergabung dalam sebuah grup chat komunitas gay. Temuan tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik dan belum disimpulkan sebagai motif tindak pidana.
REKOMENDASI ARTIKEL : Kasus IW: Pejabat Pemkot Bogor AW Disebut Bakal Diklarifikasi Polisi, Ini Kata Kepala BKPSDM
Polisi Temukan Tersangka Tergabung dalam Grup Chat Komunitas Gay
Polda Metro Jaya mengungkap hasil terbaru dari proses penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggemparkan Kota Depok.
Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, mengatakan penyidik memperoleh informasi tersebut setelah memeriksa sejumlah saksi serta melakukan analisis terhadap telepon genggam milik tersangka.
“Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka, bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay),” ujar Dimitri kepada wartawan, Kamis (6/8).
Meski demikian, polisi menegaskan temuan tersebut merupakan bagian dari hasil penyidikan dan belum dapat disimpulkan memiliki hubungan langsung dengan motif pembunuhan.
Video Pengakuan Tersangka Masih Didalami
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan pengakuan Saepullah. Dalam video tersebut, tersangka mengklaim pembunuhan terjadi setelah dirinya diduga menerima perlakuan tidak pantas dari korban.
Penyidik masih mendalami keterangan tersebut melalui pemeriksaan lanjutan dan belum menyimpulkan apakah dugaan tersebut menjadi penyebab utama terjadinya tindak pidana.
REKOMENDASI ARTIKEL : Potongan Tubuh Manusia Ditemukan dalam Karung di Depok, Polisi Selidiki Kasus
Polisi menegaskan seluruh motif masih dalam proses pembuktian berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.
Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi di Depok
Berawal dari Perkenalan di Media Sosial
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban dan tersangka diketahui berkenalan melalui media sosial.
Keduanya kemudian sepakat bertemu di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada Kamis (23/7).
Namun, pertemuan tersebut berakhir dengan pertengkaran.
Menurut penyidik, Saepullah kemudian menusuk korban menggunakan pisau sebelum menggorok lehernya hingga meninggal dunia.
Jasad Dimutilasi untuk Menghilangkan Jejak
Setelah korban meninggal, tersangka diduga memutilasi jasad Kunaefi.
Potongan tubuh korban kemudian dibuang di sejumlah lokasi dengan tujuan menghilangkan jejak kejahatan.
Kasus ini terungkap setelah bagian tubuh korban ditemukan di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok. Penyelidikan intensif akhirnya mengarah kepada penangkapan Saepullah sebagai pelaku utama.
REKOMENDASI ARTIKEL : Polisi Temukan Titik Kebocoran Gas Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan
Polisi Ungkap Dugaan Motif Penguasaan Barang Korban
Selain mendalami penyebab pertengkaran, penyidik juga menemukan dugaan adanya motif ekonomi dalam perkara tersebut.
Polisi menyebut tersangka diduga berniat menguasai barang milik korban setelah melakukan pembunuhan.
Saepullah diduga membawa kabur sepeda motor milik korban dan kemudian menjual kendaraan tersebut.
Fakta tersebut menjadi salah satu unsur yang turut didalami penyidik dalam melengkapi berkas perkara.
Tersangka Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Atas perbuatannya, Saepullah telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik menjeratnya dengan pasal tentang pembunuhan berencana dan atau pembunuhan sebagaimana diatur dalam KUHP yang berlaku.
“Sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dan atau pembunuhan. Tersangka atas nama Saepullah,” kata Kompol Dimitri Mahendra Kartika.
Penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi alat bukti, memastikan motif pembunuhan, serta menelusuri seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum dan sesudah aksi mutilasi dilakukan.
Penulis : Amanda
Artikel ini terkait dengan konten :
- Tewas Diduga Diamuk Massa, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus KD di Tabanan
- Pria Bunuh Kekasih di Lumajang, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati
- Sopir di Sukabumi Rekayasa Perampokan Untuk Gelapkan Rp.500 Juta ,Polisi Ungkap Modusnya
- Jendela Toko Elektronik di Parung Dicongkel Maling, Polisi ungkap Pelaku
- Potongan Tubuh Manusia Ditemukan dalam Karung di Depok, Polisi Selidiki Kasus
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkini dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Tergabung Grup Chat Komunitas Gay
Oleh: Fatiha Amanda | 19:27 WIB, 6 Agustus 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.




