BeritaBerita Daerah

Raqib Wakili Cirebon di Mojang Jajaka Jabar 2026

Avatar photo
×

Raqib Wakili Cirebon di Mojang Jajaka Jabar 2026

Sebarkan artikel ini
Raqib Wakili Cirebon di Mojang Jajaka Jabar 2026
Raqib Wakili Cirebon di Mojang Jajaka Jabar 2026

CIREBON , 5 Agustus 2026– Muhammad Ragil Ar Raqib resmi dipercaya mewakili Kabupaten Cirebon pada ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2026. Berbekal prestasi, pengalaman organisasi, serta kiprahnya sebagai aktivis sosial dan narasumber di berbagai forum nasional, pemuda berusia 22 tahun itu optimistis mampu membawa nama baik Kabupaten Cirebon sekaligus memperkenalkan inovasi pelestarian budaya melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Wakili Kabupaten Cirebon Berkat Prestasi di Tingkat Daerah

Kepercayaan yang diberikan kepada Muhammad Ragil Ar Raqib bukanlah tanpa alasan. Pemuda asal Desa Panambangan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon tersebut sebelumnya berhasil meraih gelar Wakil 1 (Juara 2) Pasanggiri Nok dan Kacung Kabupaten Cirebon 2025.

Prestasi tersebut mengantarkannya sebagai salah satu delegasi resmi Kabupaten Cirebon untuk melanjutkan perjuangan pada ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2026, sebuah kompetisi bergengsi yang menjadi wadah lahirnya generasi muda berprestasi sekaligus duta budaya di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Ajang tersebut tidak hanya menilai penampilan peserta, tetapi juga mengukur kemampuan intelektual, kepemimpinan, komunikasi, wawasan budaya, hingga kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Aktif di Organisasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Raqib dikenal sebagai sosok muda yang aktif dalam berbagai aktivitas organisasi, sosial, dan pendidikan.

Ia saat ini tengah menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Akidah dan Filsafat Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Selama menjadi mahasiswa, ia aktif mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai kegiatan akademik maupun kemasyarakatan.

Raqib juga merupakan mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pengalaman berorganisasi tersebut membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi publik, serta daya pikir kritis yang kini menjadi bekal penting dalam setiap aktivitasnya.

Selain itu, ia juga kerap terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial, pendidikan, pelestarian budaya, hingga pengembangan kepemudaan di berbagai daerah.

Kerap Menjadi Narasumber di Berbagai Forum Nasional

Tidak hanya aktif di lapangan, Raqib juga dikenal sebagai pembicara yang sering dipercaya menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan.

Ia telah mengisi seminar, diskusi publik, pelatihan kepemudaan, literasi digital, pengembangan pariwisata, hingga forum kebudayaan yang diselenggarakan oleh berbagai komunitas, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, maupun instansi pemerintahan.

Pengalaman tersebut memperkuat kemampuannya dalam menyampaikan gagasan secara sistematis sekaligus membangun ruang dialog dengan berbagai kalangan.

Kemampuan komunikasi publik yang dimiliki menjadi salah satu modal penting dalam mengikuti Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat, yang menuntut peserta mampu menjadi representasi daerah sekaligus agen promosi budaya.

Usung Kolaborasi Budaya, Pariwisata, dan Artificial Intelligence

Menghadapi kompetisi tingkat provinsi, Raqib membawa sebuah gagasan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ia mengusung advokasi mengenai kolaborasi antara budaya, pariwisata, dan Artificial Intelligence (AI) sebagai strategi memperkuat promosi budaya lokal di era transformasi digital.

Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman terhadap pelestarian budaya, melainkan sebagai peluang untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.

“Saya ingin membuktikan bahwa teknologi bukan ancaman bagi budaya. Justru AI dapat menjadi alat untuk mengenalkan sejarah, budaya, dan potensi wisata kepada masyarakat, terutama generasi muda, dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami,” ujar Raqib.

Ia menilai pemanfaatan teknologi digital dapat membuka ruang baru dalam penyebaran informasi budaya, mulai dari digitalisasi naskah sejarah, promosi destinasi wisata, hingga penyajian cerita rakyat dalam format yang lebih interaktif.

Pelestarian Budaya Harus Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Menurut Raqib, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial semata.

Ia meyakini bahwa inovasi menjadi kunci agar budaya lokal tetap hidup dan mampu diterima oleh generasi muda tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

Melalui pendekatan teknologi, budaya daerah dapat dikemas lebih kreatif sehingga memiliki daya tarik yang lebih luas, baik bagi masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara.

Baginya, kolaborasi antara pelaku budaya, pemerintah, akademisi, komunitas, dan generasi muda menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Optimistis Harumkan Nama Kabupaten Cirebon

Keikutsertaan Raqib pada Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Cirebon kepada masyarakat Jawa Barat.

Dengan rekam jejak prestasi, pengalaman organisasi, kiprah sebagai aktivis sosial, serta pengalamannya sebagai narasumber di berbagai forum, Raqib optimistis mampu memberikan kontribusi terbaik bagi daerahnya.

Ia berharap dapat membawa nama Kabupaten Cirebon semakin dikenal melalui gagasan inovatif yang menggabungkan pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan pemanfaatan teknologi digital secara bijak.

Semangat tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Fingerprint: EXPOSE NET - News-29007

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

🔥 Pusat Informasi & Rubrik Utama Expose.net

Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:

Raqib Wakili Cirebon di Mojang Jajaka Jabar 2026

Oleh: Aninggell | 22:14 WIB, 5 Agustus 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.