Berita Daerah

Warga Cikadu Desa Margamulya Cisompet Bangun Jalan Lingkungan dari Uang Patungan Tanpa Bantuan Pemerintah

Rohman Priatna
×

Warga Cikadu Desa Margamulya Cisompet Bangun Jalan Lingkungan dari Uang Patungan Tanpa Bantuan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

 

GARUT, 7 juli 2026- Semangat gotong royong masyarakat Kampung Cikadu, RT 01/RW 01, Desa Margamulya, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, kembali menjadi perhatian. Setelah sebelumnya ratusan warga bergotong royong membangun jalan lingkungan di Tanjakan Taraje menggunakan dana swadaya 100 persen, kini daftar para donatur yang ikut menyumbangkan rezekinya terus bertambah.

Pembangunan jalan yang mulai dikerjakan pada Minggu, 5 Juli 2026, dilakukan sepenuhnya dari hasil udunan (patungan) masyarakat, baik dalam bentuk uang tunai maupun material seperti semen. Warga menyebut pembangunan akan kembali dilanjutkan pada pekan depan sembari terus mengumpulkan bahan bangunan dan donasi dari masyarakat.

Yang menarik, jalan lingkungan di Tanjakan Taraje, Kampung Cikadu RT 01/RW 01 ini bukan hanya dimanfaatkan oleh warga setempat. Jalan tersebut merupakan akses penghubung antara Desa Margamulya dan Desa Panyindangan, sehingga setiap hari dilalui masyarakat dari kedua desa untuk aktivitas ekonomi, pertanian, pendidikan, maupun kegiatan sosial lainnya. Karena itu, warga menilai pembangunan jalan ini memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat.

Salah seorang tokoh masyarakat mengatakan, hingga saat ini puluhan warga, perantau, tenaga kesehatan, hingga para dermawan telah menyisihkan sebagian rezekinya demi mewujudkan akses jalan yang lebih layak.

Alhamdulillah masyarakat sangat peduli. Ada yang menyumbang uang Rp25 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan sampai ratusan ribu rupiah, juga ada yang menyumbang semen. Semua ikhlas demi jalan kampung kami, ujarnya.

Berdasarkan data panitia swadaya, sedikitnya 57 donatur telah tercatat memberikan bantuan. Donasi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari warga Kampung Cikadu, perantau, tokoh masyarakat, hingga tenaga kesehatan. Nilainya bervariasi, mulai Rp25 ribu hingga Rp900 ribu, serta bantuan material berupa puluhan sak semen.

Namun di balik tingginya semangat gotong royong masyarakat, muncul kekecewaan dari sebagian warga.

Salah seorang tokoh masyarakat menyebut bahwa hingga saat ini belum ada donasi ataupun bantuan yang tercatat berasal dari Pemerintah Desa Margamulya maupun perangkat desa.

Belum ada yang masuk atas nama desa ataupun perangkat desa, ungkap salah satu tokoh masyarakat kepada media.

Menurut warga, sebelumnya mereka telah beberapa kali berupaya meminta dukungan kepada Pemerintah Desa Margamulya agar pembangunan jalan tersebut mendapat perhatian. Namun, hingga berita ini ditulis, mereka mengaku belum menerima respons ataupun bantuan yang diharapkan dari pemerintah desa.

Meski demikian, masyarakat menegaskan tidak akan menghentikan pembangunan. Mereka memilih terus bergotong royong sesuai kemampuan sambil berharap ada perhatian dari pemerintah di tingkat desa, kabupaten maupun provinsi.

Kami tidak ingin hanya menunggu. Selama masih ada kebersamaan, pembangunan akan terus kami lanjutkan sedikit demi sedikit. Semoga pemerintah bisa melihat perjuangan masyarakat ini dan ikut membantu menyelesaikan jalan yang menjadi akses penting warga, pungkas salah seorang warga.

Warga juga menegaskan bahwa jalan tersebut memiliki fungsi strategis karena menjadi penghubung dua desa.

Jalan ini juga menghubungkan antara Desa Panyindangan dan Desa Margamulya. Jadi jalan ini sering dipakai oleh warga dari kedua desa untuk beraktivitas setiap hari. Harapan kami, pemerintah bisa melihat manfaat besar jalan ini dan ikut membantu penyelesaiannya, pungkas warga.

(Jajang ab)

Fingerprint: EXPOSE NET - News-28208

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

🔥 Pusat Informasi & Rubrik Utama Expose.net

Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:

Warga Cikadu Desa Margamulya Cisompet Bangun Jalan Lingkungan dari Uang Patungan Tanpa Bantuan Pemerintah

Oleh: Rohman Priatna | 10:06 WIB, 7 Juli 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.