EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Garut, 9 April 2026 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakenjeng sejak sore hari kembali memicu bencana. Longsor terjadi di Kampung Cigareleng, Desa Tegalgede, hingga menutup total jalur lintas Karangsari yang menjadi akses penting menuju wilayah pantai.
Baca berita lain disini: Embun Pagi SMPN 1 Sukawening: Bangun Disiplin, Perkuat Karakter, Dan Cetak Generasi Berprestasi
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 17.34 WIB ini membuat jalur penghubung melalui area kebun PT Condong lumpuh total. Material tanah menutup badan jalan, membuat kendaraan tidak bisa melintas sama sekali.
Baca berita lain disini: Distribusi MBG di SDN 2 nanjungjaya Kersamanah Kembali Bergulir, Sajian Higienis Disambut Antusias Siswa
Tak hanya itu, dampak lebih parah terjadi pada jembatan di Kampung Cigareleng yang dilaporkan putus akibat pergeseran tanah, memperparah keterisolasian akses warga.
Baca berita lain disini: SPPG Desa Citeras Malangbong Layani 16 Sekolah Tanpa Kendala Serius Bernaung Di Yayasan Jejak Petani Mandiri
Warga menyebutkan, longsoran tanah mencapai badan jalan dengan ketebalan sekitar 7 cm, sementara pergerakan tanah di sekitar lokasi diperkirakan mencapai 19 cm. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan potensi longsor susulan.
Salah satu warga terdampak, Bapak Aceng, mengaku tidak tenang. Rumahnya berada sangat dekat dengan titik longsor, dan kondisi tanah yang masih labil membuatnya dihantui rasa cemas, terlebih hujan belum juga reda.
Situasi semakin mencekam saat malam tiba. Hujan deras masih terus turun, sementara listrik di wilayah tersebut padam, membuat warga harus bertahan dalam kondisi gelap dan penuh kewaspadaan.
Hingga saat ini, jalur Karangsari menuju pantai tidak bisa dilalui sama sekali, dan masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan melintas serta tetap siaga menghadapi kemungkinan terburuk.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun ancaman belum benar-benar berakhir.
Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait sebelum kondisi semakin memburuk.
(Jajang ab)













