BANDUNG – Di meja makan siswa, bukan hanya soal nasi dan lauk yang tersaji, tapi ada pertaruhan masa depan Jawa Barat. Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) baru saja mengirimkan “pesan horor” bagi para pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencoba bermain di air keruh.
Bukan KDM namanya jika bicara dengan bahasa birokrasi yang kaku. Kali ini, instruksinya singkat, padat, dan sangat mengancam: “Jangan coba-coba mencuri dari piring anak sekolah.”
REKOMENDASI ARTIKEL : Kandang Ayam di Dekat SPPG Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kepala dan Ahli Gizi
Potret di Balik Nampan Stainless
Jika Anda melihat nampan perak yang berderet di dapur-dapur sekolah, Anda akan melihat harapan sekaligus celah. Ada susu kemasan, sebutir telur, buah pir, hingga semangkuk sup. Namun, di balik itu, KDM mencium aroma tak sedap soal “penyunatan” anggaran belanja per siswa.
”KDM akan tindak tegas pengelola yang NAKAL,” tulis pesan yang kini menjadi buah bibir di kalangan vendor. Kata ‘NAKAL’ di sini bukan sekadar teguran, melainkan kode keras bahwa sanksi administratif hingga jalur hukum sudah menanti di depan pintu.
Kenapa KDM Marah?
Gubernur Jawa Barat ini paham betul, anggaran yang turun dari pusat seringkali “menguap” di tengah jalan sebelum sampai ke piring siswa.
REKOMENDASI ARTIKEL : Transparansi MBG Dibuka, Orang Tua Bisa Pantau Menu dan Gizi Anak
Menu yang tidak sinkron: Anggaran daging, tapi yang muncul hanya biskuit.
Porsi yang menyusut: Nampan besar, tapi isinya terlihat kesepian.
Kualitas asal-asalan: Buah yang layu atau susu yang mendekati kedaluwarsa.
KDM tidak ingin program primadona ini hanya menjadi proyek “bagi-bagi kue” bagi para pengusaha tanpa peduli pada asupan gizi. Beliau ingin setiap butir nasi dan setiap tetes susu benar-benar sesuai dengan nilai rupiah yang dialokasikan.
Sikat Habis, Tanpa Kompromi
Di bawah kepemimpinan KDM, Jawa Barat kini menerapkan sistem check and balance yang lebih “galak”. Tim khusus tidak lagi hanya menunggu laporan di balik meja, tapi melakukan inspeksi mendadak ke dapur-dapur katering.
”Filosofinya sederhana: Beri anak-anak makanan seperti Anda memberi makan anak sendiri. Kalau tidak sanggup, minggir! Jangan jadi benalu di program gizi,” ujar salah satu sumber di lingkaran dekat Gubernur.
(C.S)p
Artikel ini terkait dengan konten :
- Kepala Bakamla RI Pimpin Makan Siang Bergizi Terhadap 2.500 siswa/i sekolah di seluruh Indonesia
- Transparansi MBG Dibuka, Orang Tua Bisa Pantau Menu dan Gizi Anak
- Terduga Menu MBG Kembali Jadi Sorotan Siswa SDN Tegal Gede 03 Temukan Ulat di Hidangan Makan Siang
- Makan Bergizi Gratis Kembali Didistribusikan Mulai 13 Juli 2026
- Distribusi MBG di SDN 2 nanjungjaya Kersamanah Kembali Bergulir, Sajian Higienis Disambut Antusias Siswa
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkini dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Gizi Siswa Bukan komeditas: KDM “Pasang Badan’ Pengelola Nakal Siap Masuk Kotak
Oleh: Rohman Priatna | 07:26 WIB, 18 Desember 2025
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.




