scrol kebawah untuk membaca
Kecelakaan

Kecelakaan beruntun Di Terowongan Tol Ciawi, Libatkan 8 Kendaraan

×

Kecelakaan beruntun Di Terowongan Tol Ciawi, Libatkan 8 Kendaraan

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

 

Bogor – Kecelakaan beruntun terjadi di Terowongan Tol Ciawi KM 47 B arah Jakarta pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 06.15 WIB. Insiden tersebut sempat menggemparkan pengguna jalan dan viral di media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Meski menimbulkan kepanikan dan kemacetan panjang, kecelakaan tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Aparat kepolisian dari Satlantas Polresta Bogor Kota langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasatlantas Polresta Bogor Kota, AKP Robby Rachman, mengungkapkan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Delapan Kendaraan Terlibat
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan beruntun ini melibatkan total delapan kendaraan. Satu unit truk Hino diduga menjadi pemicu utama setelah menabrak antrean tujuh kendaraan kecil yang berada di depannya di dalam terowongan.
Insiden terjadi saat arus lalu lintas tengah padat pada jam sibuk pagi hari. Benturan keras menyebabkan sejumlah mobil mengalami kerusakan signifikan, terutama pada bagian belakang dan depan kendaraan.
Antrean Perbaikan Jalan dan Kelalaian Pengemudi
Menurut AKP Robby Rachman, antrean kendaraan di dalam terowongan terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan pihak pengelola tol. Kondisi tersebut membuat kendaraan harus melambat bahkan berhenti.
“Jadi itu, mobil Hino itu kurang hati-hati, karena di depan itu ada antrean, dia kaget langsung mengerem tetapi tidak maksimal. Sehingga menabrak tujuh kendaraan di depannya,” ujar AKP Robby.
Dari keterangan tersebut, kelalaian dan kurangnya antisipasi pengemudi truk dalam menjaga jarak aman diduga menjadi penyebab utama kecelakaan.
Faktor Turunan dan Belokan Memperparah Situasi
Selain faktor human error, kondisi jalan di dalam terowongan juga turut berkontribusi terhadap kecelakaan. Lokasi kejadian berada di area yang memiliki turunan serta sedikit tikungan, sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari pengemudi.
Petugas menemukan adanya bekas pengereman di lokasi kejadian. Namun, jarak kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat upaya pengereman tidak cukup untuk menghindari tabrakan beruntun.
Kombinasi antara kondisi jalan, antrean mendadak, serta kurangnya jarak aman menjadi faktor yang memperbesar risiko kecelakaan tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Materil Cukup Besar
Beruntung, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pengemudi dan penumpang dilaporkan selamat, meski beberapa di antaranya mengalami syok akibat benturan keras.
Kerugian yang ditimbulkan didominasi oleh kerusakan materiil pada kendaraan. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait total kerugian serta memastikan kondisi seluruh pihak yang terlibat.
Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas menuju Jakarta sempat mengalami kepadatan cukup panjang. Petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat untuk mempercepat normalisasi arus lalu lintas.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan terutama di area terowongan, turunan, dan saat terdapat pekerjaan jalan.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi agar selalu waspada dan menjaga jarak aman, khususnya di lokasi rawan seperti terowongan dan saat terjadi antrean,” tegas AKP Robby.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama pada jam sibuk pagi hari ketika volume kendaraan meningkat dan potensi kecelakaan lebih besar.(Red)

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di
Artikel Berita Lainya  Horor Logistik MBG : Mobil"Penyalur Makanan" Luluh Lantakan Barisan Siswa,19 Siswa Dilarukan Ke R.S
ex-pose.net

Tinggalkan Balasan

Translate »