EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
GARUT, 29 Maret 2026 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, menggelar kegiatan pengajian triwulan yang berlangsung khidmat di Yayasan Husnul Khotimah, Kampung Pangkalan.
Baca berita lain disini: Halal Bihalal Keluarga Besar ALM Ade Darsah Dan Nining Berlangsung Penuh Kehangatan Di Ciwidey
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Wanaraja, Momon Saepuloh, bersama unsur Forkopimcam Wanaraja. Turut hadir Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, SH, MH, Danramil Wanaraja Kapten Inf. Supriyatna, serta Camat Wanaraja Fahmi Fauzi, S.STP., M.Si., M.Ak.
Baca berita lain disini: Arus Lalu Lintas H+8 Lebaran Dari arah Tasik-Bandung Padat, Malangbong Jadi Titik Kemacetan
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para kepala desa di wilayah Kecamatan Wanaraja, di antaranya Kepala Desa Sindangratu Yuyu Sunia, Pjs Kepala Desa Sindangraja Tama Mudin, S.IP, dan Pjs Kepala Desa Sukarahayu Muhcsin, S.IP. Hadir pula para tokoh agama yang turut memberikan dukungan dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan ini.
Sebagai sahibul bait (tuan rumah) dari Yayasan Husnul Khotimah, Haji Deni M. Firman, S.Pd turut menyambut para tamu undangan dan mendukung penuh terselenggaranya kegiatan tersebut. Selain itu, Drs. Haji Sutaryat, M.Si juga hadir sebagai sahibul bait yang bersama-sama menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Kecamatan Wanaraja, Momon Saepuloh, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah, memperkuat sinergi antara ulama dan umara, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam kegiatan keagamaan.
Pengajian triwulan ini semakin bermakna dengan penyampaian tausiah oleh KH M. Siddig Maulana, yang mengajak para jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pengajian triwulan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat. Selain sebagai wadah pembinaan keagamaan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, para peserta mengikuti rangkaian pengajian yang diisi dengan tausiyah keagamaan, doa bersama, serta ajakan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, terlebih dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keagamaan semakin tertanam kuat serta mampu menciptakan suasana yang harmonis dan damai di tengah masyarakat Wanaraja. (Undang Wiga)










