EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
JAKARTA, 10 April 2026 — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya pengawalan serius terhadap Perjanjian Kerja Bersama (PKB) saat penandatanganan PKB PT Freeport Indonesia periode 2026–2028. Ia menyoroti implementasi sebagai tantangan utama serta memastikan peran mediator untuk menjaga hubungan industrial tetap kondusif.
Implementasi PKB Jadi Tantangan Utama
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam PKB justru muncul setelah proses penandatanganan selesai. Ia menilai, pelaksanaan di lapangan kerap tidak berjalan sesuai dengan kesepakatan awal.
“Ketika PKB sudah ditandatangani, maka selanjutnya adalah pelaksanaan. Biasanya yang terjadi adalah perbedaan pendapat atau perselisihan karena apa yang tertulis dalam PKB tidak terwujud dalam pelaksanaan,” ujar Yassierli.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa implementasi menjadi titik kritis yang harus dikawal secara konsisten oleh semua pihak.
Peran Kemnaker dalam Pengawalan PKB
Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam mengawal seluruh tahapan PKB, mulai dari perumusan hingga penandatanganan. Pemerintah memastikan proses berjalan transparan dan berimbang.
“Kementerian Ketenagakerjaan memiliki perhatian tinggi terhadap proses perumusan hingga penandatanganan PKB, dan kami siap menurunkan mediator hubungan industrial jika ada kendala,” kata Yassierli.
PKB sebagai Dasar Hukum Hubungan Kerja
PKB yang telah disepakati menjadi dasar hukum yang sah dalam hubungan kerja antara pekerja dan pengusaha selama masa berlakunya. Dokumen ini juga menjadi rujukan utama dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Apresiasi Perundingan Cepat dan Konstruktif
Menaker memberikan apresiasi terhadap proses perundingan antara manajemen PT Freeport Indonesia dan serikat pekerja yang berlangsung secara konstruktif.
“Perundingan ini berlangsung dengan semangat kekeluargaan dan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yaitu 18 hari,” ujarnya.
Keberhasilan ini dinilai sebagai praktik baik dalam membangun hubungan industrial yang sehat.
Perluasan PKB Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Meski demikian, Yassierli mengakui masih banyak perusahaan yang belum memiliki PKB. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk terus mendorong perluasan penerapan PKB di Indonesia.
“Kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk mendorong perusahaan agar memiliki Perjanjian Kerja Bersama,” tegasnya.
Tantangan Hubungan Industrial ke Depan
Ke depan, hubungan industrial diperkirakan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara serikat pekerja dan manajemen.
“Kita perlu membangun hubungan industrial yang adaptif dan berkelanjutan melalui kolaborasi yang baik,” tambah Yassierli.
BERITA TERKAITKemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta
Peningkatan Kesejahteraan Pekerja
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan bahwa PKB terbaru mencakup peningkatan kesejahteraan pekerja.
“Kesepakatan ini mencerminkan kepentingan bersama dan dihasilkan melalui proses kekeluargaan,” ujar Tony.
Peningkatan tersebut meliputi kenaikan pendapatan, tunjangan pendidikan, akomodasi, hingga perlindungan kerja.
Sumber Berita
- Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan
Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.
Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.
Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.
Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.
PKB Dikawal Serius, Menaker Soroti Implementasi
Oleh: Aninggell | 02:40 WIB, 14 April 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.







