Headline NewsYudikatif

Anwar Usman Purnabakti dari MK, Momen Haru hingga Pingsan

Anwar Usman Purnabakti dari MK, Momen Haru hingga Pingsan
Anwar Usman Purnabakti dari MK, Momen Haru hingga Pingsan. ( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Anwar Usman resmi purnabakti dari MK setelah 15 tahun mengabdi. Momen haru warnai perpisahan hingga ia sempat pingsan usai prosesi.
Anwar Usman resmi purnabakti dari MK setelah 15 tahun mengabdi. Momen haru warnai perpisahan hingga ia sempat pingsan usai prosesi.

JAKARTA, 13 April 2026 — Anwar Usman resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai hakim setelah 15 tahun mengabdi. Prosesi purnabakti berlangsung khidmat dan emosional, menandai berakhirnya perjalanan panjang di lembaga penjaga konstitusi tersebut.

Perjalanan 15 Tahun di Mahkamah Konstitusi

Selama lebih dari satu dekade, Anwar Usman menjadi bagian penting dalam perjalanan Mahkamah Konstitusi. Ia bahkan pernah menjabat sebagai Ketua MK pada periode 2018–2023.

Dalam pidato perpisahannya, ia mengaku lega telah menyelesaikan tugas panjang tersebut.

“Alhamdulillah, saya mengakhiri tugas, meninggalkan gedung ini dengan hati yang lega. Saya meneteskan air mata tadi bukan karena apa-apa, karena begitu banyak suka-duka yang saya alami,” ujarnya.

Momen Emosional Tinggalkan Lembaga

Suasana haru begitu terasa saat prosesi purnabakti berlangsung. Anwar Usman menggambarkan momen itu sebagai titik awal kehidupan baru.

Diibaratkan Seperti Lahir Kembali

Menurutnya, meninggalkan MK seperti memulai kehidupan dari awal.

“Saya meninggalkan mahkamah, itu ibarat seorang bayi yang baru lahir ke dunia. Ibarat kertas putih yang tidak ada catatan apa pun,” katanya.

Pernyataan ini menggambarkan betapa besar keterikatan emosionalnya dengan lembaga tersebut.

Tantangan Berat Profesi Hakim

Dalam refleksinya, Anwar Usman menyoroti beratnya tanggung jawab sebagai hakim.

Putusan Selalu Menimbulkan Risiko

Ia menegaskan bahwa setiap putusan pasti mengandung konsekuensi.

“Tidak mungkin ada putusan yang memuaskan semua pihak. Hakim pasti akan menghadapi kritik, bahkan permusuhan,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa setiap putusan minimal akan menimbulkan satu pihak yang merasa dirugikan.

Inspirasi dari Ulama Klasik

Untuk menggambarkan beratnya tugas tersebut, ia menyinggung kisah Abu Hanifah yang menolak menjadi hakim karena besarnya tanggung jawab moral.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa tekanan profesi hakim telah ada sejak lama.

Penutup: Akhir Pengabdian Panjang

Berakhirnya masa jabatan Anwar Usman menjadi penanda penting dalam sejarah Mahkamah Konstitusi.

Ia meninggalkan lembaga dengan penuh kelegaan, sekaligus membuka lembaran baru dalam kehidupannya setelah purnabakti.

Sumber Berita

  • Pernyataan resmi Anwar Usman dalam prosesi purnabakti MK
  • Dokumentasi kegiatan Mahkamah Konstitusi, April 2026
  • Profil dan rekam jejak hakim Mahkamah Konstitusi
Fingerprint: EXPOSE NET - News-25364
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Anwar Usman Purnabakti dari MK, Momen Haru hingga Pingsan

Oleh: Alfiano Redaksi | 07:17 WIB, 15 April 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.