Berita Warga

Siswi Di Garut Alami Komplikasi Pasca Oprasi, Warga Harpkan Perhatian Serius Pemda

×

Siswi Di Garut Alami Komplikasi Pasca Oprasi, Warga Harpkan Perhatian Serius Pemda

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

  Garut, 1 Januari 2026 — Seorang siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Miranti, warga Kampung Kubang Angsana RT 01/RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan
  Garut, 1 Januari 2026 — Seorang siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Miranti, warga Kampung Kubang Angsana RT 01/RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan

 

Garut, 1 Januari 2026 — Seorang siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Miranti, warga Kampung Kubang Angsana RT 01/RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan akibat komplikasi pasca tindakan operasi yang dijalaninya.

Artikel Berita Lainya  Forum Komunikasi Graha Kartika–Puspa Raya Tetapkan Pengurus Baru 2026–2029

Miranti merupakan putri dari pasangan Jajang Suhendar dan Mimin. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, peristiwa bermula ketika Miranti mengalami kecelakaan berupa jatuh di lingkungan sekolah. Insiden tersebut menyebabkan kakinya mengalami pembengkakan ringan. Atas pertimbangan medis, pihak keluarga kemudian membawa Miranti ke RS Bhayangkara, di mana ia dinyatakan perlu menjalani tindakan operasi.

Namun demikian, pasca operasi, kondisi kesehatan Miranti justru mengalami penurunan. Pembengkakan pada bagian kaki semakin membesar, disertai rasa nyeri yang semakin hebat. Hingga saat ini, Miranti dilaporkan tidak dapat berjalan dan mengalami keterbatasan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Artikel Berita Lainya  Sosialisasi Awal Digelar, Koperasi Desa Merah Putih Bojong Baru Segera Terbentuk

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga secara psikologis. Miranti kesulitan untuk beristirahat dengan nyaman, bahkan tidur nyenyak pun sulit dirasakannya karena harus menahan rasa sakit yang luar biasa. Senyum dan keceriaan yang seharusnya menjadi bagian dari masa remaja seorang siswi SMP kini perlahan memudar.

Situasi ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari masyarakat setempat. Oleh karena itu, kami selaku perwakilan warga dan putra daerah Desa Sukamulya memohon dengan hormat perhatian serta bantuan dari Pemerintah Daerah, baik Pemerintah Desa/Kelurahan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, maupun Bupati Garut, agar dapat memberikan dukungan nyata dalam bentuk bantuan pengobatan serta penanganan medis lanjutan bagi Miranti.

Artikel Berita Lainya  100 Kepala Keluarga Di 2 RT Kampung Cihidrung Pakenjeng Darurat Air Bersih

Kami sangat berharap adanya kepedulian dan langkah konkret dari pihak terkait, sehingga Miranti—seorang siswi kelas 3 SMP yang masih memiliki masa depan panjang dan harapan besar—dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, pulih dari kondisi yang dialaminya, serta kembali menjalani kehidupan dan pendidikan sebagaimana mestinya.

(Jajang ab)

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net
Translate »
  Garut, 1 Januari 2026 — Seorang siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Miranti, warga Kampung Kubang Angsana RT 01/RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan
  Garut, 1 Januari 2026 — Seorang siswi kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Miranti, warga Kampung Kubang Angsana RT 01/RW 02, Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan