EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Garut, 14 April 2026 — Dugaan keberadaan lembaga pendidikan nonformal “fiktif” mencuat di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aula Darussalam yang berlokasi di Kampung Kubang Angsana, Desa Sukamulya, menjadi sorotan publik setelah aktivitas belajarnya disebut nyaris tidak pernah terlihat.
Ironisnya, di tengah kondisi yang terkesan “mati suri”, PKBM tersebut justru dikabarkan memiliki hingga 184 peserta didik terdaftar. Fakta ini memicu tanda tanya besar di kalangan warga.
🔥 Sekolah Ada, Aktivitas Nihil?
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang jauh dari gambaran sebuah lembaga pendidikan. Tidak tampak siswa datang, tidak ada kegiatan belajar mengajar, bahkan tidak terlihat interaksi antara pengajar dan peserta didik.
Bangunan yang seharusnya menjadi pusat kegiatan pendidikan itu justru lebih sering terlihat sepi dan tertutup.
“Sudah lama kosong. Tidak pernah lihat ada kegiatan belajar, apalagi siswa datang,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa operasional PKBM tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.
🔎 Investigasi Lapangan: Sepi, Tanpa Jejak Kegiatan Pendidikan
Penelusuran di lapangan memperkuat kecurigaan warga. Tidak ditemukan jadwal kegiatan, papan informasi belajar, maupun tanda-tanda administrasi aktif sebagaimana lazimnya lembaga pendidikan.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius:
Apakah kegiatan belajar benar-benar berjalan, atau hanya tercatat di atas kertas?
Saat dikonfirmasi, pihak pengelola maupun kepala PKBM belum memberikan keterangan resmi. Sikap tertutup ini justru semakin memperkuat spekulasi di tengah masyarakat.
📊 184 Siswa, Tapi Tak Pernah Terlihat
Data yang beredar menyebut jumlah peserta didik mencapai ratusan orang. Namun, warga mempertanyakan keberadaan mereka.
“Kalau benar ada 184 siswa, harusnya ramai. Ini malah sepi terus,” ujar warga lainnya.
Perbedaan mencolok antara data dan kondisi lapangan memicu dugaan adanya ketidaksesuaian, bahkan kemungkinan data yang tidak valid.
⚠️ Potensi Penyalahgunaan Anggaran?
Dalam skema pendidikan nonformal, jumlah peserta didik menjadi dasar penting dalam penyaluran bantuan operasional dari pemerintah.
Jika data peserta didik tidak sesuai fakta di lapangan, maka muncul dugaan adanya praktik manipulasi data yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan anggaran negara.
Kasus ini pun dinilai bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bisa berdampak pada kerugian negara dan hilangnya hak masyarakat atas layanan pendidikan yang layak.
📣 Desakan Menguat: Audit, Bongkar,
Warga kini mendesak pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, untuk segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh.
Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan ini.
“Kalau memang fiktif, harus dibongkar. Jangan sampai anggaran negara disalahgunakan,” tegas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola PKBM Aula Darussalam maupun instansi terkait.
(Jajang ab)
Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.
Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.
Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.
Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.
HEBOH! PKBM Diduga “Fiktif” di Garut — 184 Siswa Misterius, Sekolah Sepi Tanpa Aktivitas
Oleh: rohman priatna | 12:46 WIB, 14 April 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.













