EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Garut, 8 Maret 2026 — Warga Kampung Ciwalen, Desa Depok, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria yang ditemukan dalam kondisi tergantung di kolong Jembatan Ciwalen pada Minggu (8/3/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di sekitar jembatan. Saat itu, warga melihat sesuatu yang mencurigakan berada di bagian bawah jembatan.
Karena merasa curiga, warga kemudian mencoba memperhatikan lebih dekat ke arah kolong jembatan. Setelah dipastikan, benda yang terlihat tersebut ternyata merupakan tubuh seorang pria yang dalam kondisi tergantung dengan leher terikat tali.
Temuan tersebut sontak membuat warga terkejut dan segera memberitahukan kejadian itu kepada warga lainnya di sekitar lokasi.
Tak lama kemudian, kabar penemuan jasad tersebut dengan cepat menyebar di kalangan masyarakat. Sejumlah warga pun berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kejadian tersebut.
Beberapa warga tampak berdiri di bagian atas jembatan untuk melihat kondisi di bawah, sementara sebagian lainnya mencoba memastikan keadaan korban yang berada di kolong jembatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, korban diduga mengalami permasalahan rumah tangga sebelum peristiwa tersebut terjadi. Disebutkan bahwa korban sebelumnya sempat terlibat cekcok mulut dengan istrinya yang berujung pada perceraian.
Diduga akibat permasalahan tersebut, korban yang diketahui hendak kembali ke kampung halamannya justru memilih mengakhiri hidupnya di lokasi tersebut. Meski demikian, dugaan tersebut masih menunggu kepastian dari pihak berwenang.
Peristiwa ini sempat menimbulkan kehebohan di tengah masyarakat sekitar, mengingat lokasi penemuan jasad berada di area yang cukup sering dilalui warga.
Hingga berita ini disusun, identitas lengkap korban belum disampaikan secara resmi, dan pihak berwenang diharapkan segera melakukan penanganan serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Warga setempat berharap aparat terkait dapat segera menangani peristiwa ini secara tuntas agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
(Jajang ab)






