scrol kebawah untuk membaca
Berita NasionalGaya HidupKesehatan

Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO?

×

Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO?

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO EX-POSE.NET, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani kesepakatan dengan University of New Mexico terkait dengan program Extensive Community Health Outcome (ECHO). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan,
Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO EX-POSE.NET, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani kesepakatan dengan University of New Mexico terkait dengan program Extensive Community Health Outcome (ECHO). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan,

Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO

EX-POSE.NET, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani kesepakatan dengan University of New Mexico terkait dengan program Extensive Community Health Outcome (ECHO).

Artikel Berita Lainya  Peraturan Bagi ASN Yang Akan Mudik, Ini Aturannya

Baca juga: Budi Gunadi Sadikin Resmikan Cath Lab RSUD Kota Bogor

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, proyek ini merupakan program pengembangan sumber daya tenaga kesehatan (nakes) dengan menggunakan plafotm telemonitoring dan pembelajaran jarak jauh/online berbasis web untuk berbagi praktik terbaik melalui kombinasi pembelajaran berbasis kasus dan praktik.

Baca juga: Kemenkes Bangun RS Vetikal di IKN, Jokowi Tekan Sirine

?Melalui program ini akan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tenaga kesehatan di berbagai bidang,? ujarnya di Jakarta, Senin (18/12/2023).

Baca juga: Menkes RI dan Panglima TNI Tandatangani MoU Sinergitas

Budi menambahkan, adapun program ECHO adalah bagian dari Transformasi Kesehatan mulai dari layanan primer sampai layanan rujukan. Di sadari ketersediaan sarana dan prasarana layanan kesehatan perlu di dukung sdm nakes yang handal dan kompeten.

Artikel Berita Lainya  Ketua Umum GBNN Hadir Bersama Masyarakat Pejuang Bogor

“Di Indonesia, proyek ECHO di awali di RS Kanker Dharmais yang bekerja sama dengan University of New Mexico sejak tahun 2020 melakukan telemonitoring ECHO. Pelibatan 8 rumah sakit pengampu regional layanan kanker untuk memanfaatkan program ini akan mempercepat pemerataan standar pelayanan kanker, khususnya untuk kanker payudara dan kelainan kanker,” kata Budi.

?Pada level nasional, kerja sama di perluas mulai dari pendidikan, pengembangan layanan, hingga penelitian,? ucap Budi.

Budi berharap, program ini akan dapat di implementasikan secara nasional di seluruh rumah sakit pengampu Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi (KJSU), dan seluruh rumah sakit vertikal di Indonesia.

Artikel Berita Lainya  Menkes RI dan Panglima TNI Tandatangani MoU Sinergitas

?Ke depan, semua RS Pengampu Nasional KJSU dan seluruh RS Vertikal agar segera dikoordinasikan menjadi Hub Program Echo untuk melatih kompetensi yang di butuhkan oleh para dokter di seluruh RS di 514 kabupaten/kota dan di 10.000 puskesmas,? ujarnya.

Untuk di ketahui, Program ECHO merupakan salah satu upaya memastikan penyediaan sdm nakes yang seiring dengan ketersedian peralatan kesehatan di fasyankes baik puskesmas maupun rumah sakit.

 

Sumber : Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes?

 

Berita Lain 😕PeduliLindungi Resmi Bertransformasi Menjadi SATUSEHAT Mobile

 

Menkes / Danakirtimedia

 

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net
Translate »
Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO EX-POSE.NET, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani kesepakatan dengan University of New Mexico terkait dengan program Extensive Community Health Outcome (ECHO). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan,
Menkes Minta RS Harus Jadi Hub Program ECHO EX-POSE.NET, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani kesepakatan dengan University of New Mexico terkait dengan program Extensive Community Health Outcome (ECHO). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan,