scrol kebawah untuk membaca
banner 728x90
banner 160x600
BeritaBerita DaerahBerita UtamaNews

Fahrizal Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp3,7 Miliar: Diperintah Ketua KPU Bogor

×

Fahrizal Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp3,7 Miliar: Diperintah Ketua KPU Bogor

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Fahrizal Bongkar Dugaan Gratifikasi Rp3,7 Miliar: Diperintah Ketua KPU Bogor

Ex- Pose.ner, Bogor — Fahrizal, pengadu perkara dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu. Secara keras mendesak DKPP segera menggelar sidang kedua atas dugaan gratifikasi yang melibatkan pimpinan KPU Kota Bogor.

Ia menegaskan, penundaan hanya akan memperkuat kecurigaan publik terhadap integritas proses etik.

Baca juga: BPI KPNPA RI: Pemecatan Ketua KPU Kota Bogor Harus Diikuti Proses Pidana

Artikel Berita Lainya  Aktivis: Polisi Diduga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor

“Sebagai saksi kunci sekaligus pelaku lapangan yang menjalankan perintah langsung dari Habibi, Ketua KPU Kota Bogor saat Pilkada 2024,” kata Fahrizal di Kota Bogor, Sabtu (3/1/2026).

Baca juga: Bawa Bukti Instruksi hingga Skenario Pemenangan, Eks PPK Bogor Datangi Polda Jabar

Ia menyebut terdapat uang dugaan gratifikasi sebesar Rp3,7 miliar yang di arahkan untuk pemenangan Paslon nomor lima.

Artikel Berita Lainya  PK Silfester Matutina Gugur, PN Jaksel Tolak Alasan Sakit

Baca juga: Diduga Terima Suap, Komisioner KPU Kota Bogor Dilaporkan ke DKPP oleh Eks PPK

“Saya adalah orang yang menerima dan menjalankan perintah langsung, jadi bukan asumsi,” tegas Fahrizal.

Sebagai anggota PPK Bogor Tengah pada Pilkada 2024, Fahrizal menyatakan di perintahkan untuk mengkoordinasikan seluruh jajaran penyelenggara Pilkada di lingkungan KPU Kota Bogor.

“Saya siap membongkar praktik tersebut secara terbuka di persidangan DKPP,” katanya.

Artikel Berita Lainya  Sidang DKPP: Ketua KPU Bogor Mangkir, Pengadu Beberkan Aliran Dana

Fahrizal juga menyoroti adanya dugaan upaya pelemahan DKPP. Setelah muncul informasi seseorang yang mengaku dari DKPP melakukan komunikasi dengan pihak teradu.

“Saya pastikan akan menghadirkan 40 saksi pada sidang kedua dan menegaskan pemecatan teradu adalah harga mati demi menyelamatkan marwah penyelenggara pemilu,” tandasnya.

 

Penulis: Nova Wylian Sumaryo

Editor: Refer

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net

Tinggalkan Balasan

Translate »