scrol kebawah untuk membaca
BawasluBeritaBerita DaerahBerita UtamaKPUPemiluPOLITIK

Skandal Rp7 Miliar, DKPP Akan Periksa Ketua KPU Bogor

×

Skandal Rp7 Miliar, DKPP Akan Periksa Ketua KPU Bogor

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Skandal Rp7 Miliar, DKPP Akan Periksa Ketua KPU Bogor

Ex-Pose.net, Bogor – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan memeriksa Ketua KPU Kota Bogor dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Untuk perkara 213-p/l/-DKPP/x/2025 yang akan digelar di Kantor Bawaslu Jawa Barat, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Sekretaris DKPP Syarmadani mengaku telah melayangkan surat pemanggilan untuk mantan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada 2024, Fahrizal selaku Pengadu, Ketua KPU Kota Bogor selaku teradu.

Baca juga: KOPAD Demo di Bogor, Tuntut Kejari Periksa Mantan Dirut PPJ

Artikel Berita Lainya  Gempa Poso Magnitudo 6,0 Picu Tsunami Minor dan Lukai 29 Warga

“Selain itu, pihaknya juga memanggil pihak terkait di antaranya para anggota PPK Bogor Tengah. Dan Gakumdu dari Kejari Kota Bogor, Polresta Bogor Kota serta Bawaslu Kota Bogor untuk di mintai keterangan,” katanya di Jakarta, Rabu (3/12).

Baca juga: Oknum Dewan Diduga Caplok Aset Rakyat, KOPAD Siap Kepung Kejari Kota Bogor

Sementara itu, mantan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada 2024 Fahrizal mengatakan bahwa ia telah melaporkan Ketua KPU Kota Bogor, M Habibi Zaenal Arifin ke DKPP.

Baca juga: BPI KPNPA RI: Pemecatan Ketua KPU Kota Bogor Harus Diikuti Proses Pidana

Artikel Berita Lainya  Tragedi IUP Antam, BPI KPNPA RI Desak Audit Keselamatan

“Laporan telah di terima, aduan itu di buat karena teradu di duga telah menerima uang senilai Rp7 Miliar dari salah satu Pasangan Calon Wali Kota Bogor,” jelasnya di Bogor pada Jumat (5/12).

Laporan itu, di buat karena dirinya mendapat perintah langsung dari Ketua KPU Kota Bogor dengan dugaan untuk mengakomodir badan adhoc Penyelenggara Pemilu tingkat Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Bogor terlibat dalam skema pemenangan tersebut.

“Saya di minta membagikan uang dari Paslon kepada pemilih melalui PPK, PPS dan KPPS se-Kota Bogor,” ungkap Obama sapaan akrabnya.

Artikel Berita Lainya  Sambangi Cirebon, Puluhan Ketua DPAC Demokrat Garut Ikuti Dikpol Dan Jambore

Fahrizal mengaku saat ini sedang menyiapkan mental untuk hadir di persidangan atas laporan tersebut. Menurut dia, mental harus di perkuat mengingat banyaknya tekanan hingga adanya percobaan penculikan terhadap dirinya.

Pihaknya juga akan melibatkan saksi yang bisa membantu mengungkap kejadian dugaan gratifikasi tersebut dalam sidang DKPP nanti,” ucapnya.

Selain itu, Fahrizal mengaku telah mendapat dukungan dalam bentuk aksi solidaritas yang akan digelar saat persidangan nanti.

“Kawan kawan rencananya akan menggelar aksi solidaritas dengan melakukan demonstrasi di depan kantor Bawaslu Jabar saat sidang nanti,” ungkapnya.

 

Penulis: Nova Wylian Sumaryo 
Editor: Refer
WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net

Tinggalkan Balasan

Translate »