scrol kebawah untuk membaca
BeritaBerita Utama

Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan

×

Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan Ex-Pose.net, Bogor – Independensi media lokal di Kabupaten Bogor mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Rizwan Riswanto menilai
Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan Ex-Pose.net, Bogor – Independensi media lokal di Kabupaten Bogor mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Rizwan Riswanto menilai

Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan

Ex-Pose.net, Bogor – Independensi media lokal di Kabupaten Bogor mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Rizwan Riswanto menilai ada fenomena pemberitaan media yang cenderung hanya menampilkan sisi positif pemerintah tanpa diimbangi kritik atau analisis yang berimbang.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengaburkan fungsi pers sebagai kontrol sosial terhadap kekuasaan.

Artikel Berita Lainya  Masyarakat Timeria Gelar Bakar Batu, Bersama Satgas Yonif Raider 142

“Media jangan hanya berisi berita tentang keindahan, kebaikan, dan prestasi terus menerus. Pers itu punya fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah,” ujar Rizwan di Cibinong, Kamis (12/3).

Ia menilai, jika pemberitaan media hanya menonjolkan keberhasilan pejabat tanpa menghadirkan kritik, maka publik dapat mempertanyakan independensi media tersebut.

“Sekelas media nasional saja tidak ada yang seperti itu. Tapi di daerah justru muncul persepsi ada media yang isinya hanya memuji semua,” kata Rizwan.

Rizwan juga menyinggung adanya kekhawatiran di masyarakat mengenai kedekatan antara pengelola media dengan pejabat daerah yang berpotensi mempengaruhi independensi pemberitaan.

“Jika media terlalu dekat dengan kekuasaan, maka objektivitas pemberitaan dapat dipertanyakan oleh publik,” ucapnya.

Artikel Berita Lainya  Belasan Pengacara Kawal Ketua BPI KPNPA Bogor Hadapi Dugaan Serangan Informasi

“Secara logika masyarakat pasti bertanya jika ada media yang terlihat selalu memuji. Apalagi kalau ada kedekatan dengan pejabat daerah,” sambung Rizwan.

Riswan menegaskan bahwa dirinya bukan wartawan atau jurnalis, namun sebagai bagian dari masyarakat sipil, ia merasa perlu mengingatkan pentingnya menjaga independensi pers.

“Saya bukan wartawan, bukan jurnalis. Tapi pakai akal sehat saja, masyarakat bisa menilai kalau ada media yang seperti itu,” katanya.

Rizwan juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi profesi wartawan karena memiliki peran penting dalam mendorong praktik jurnalistik yang profesional, independen, dan berimbang.

“Organisasi wartawan harus menjadi penjaga profesionalisme pers. Ketika masyarakat mulai mempertanyakan independensi media, di situlah pentingnya organisasi profesi memastikan marwah pers tetap terjaga,” katanya.

Ia meminta publik lebih kritis, selain itu, Riswan juga mendorong peningkatan literasi media di kalangan masyarakat.

Artikel Berita Lainya  Bakamla RI Bersama Tim Gabungan Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal

“Hal ini tentunya, agar publik mampu menilai kualitas pemberitaan secara objektif,” jelas Rizwan

Ia berharap media di daerah tetap menjalankan fungsi pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni menyampaikan informasi secara objektif, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik.

“Pers yang kuat adalah pers yang independen, bukan pers yang hanya menyampaikan pujian,” pungkas Rizwan.

Fingerprint: EXPOSE NET - News-23170
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan

Oleh: rieke | 15:22 WIB, 12 Maret 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan Ex-Pose.net, Bogor – Independensi media lokal di Kabupaten Bogor mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Rizwan Riswanto menilai
Independensi Media Dipertanyakan, Ketua NGO: Jangan Sampai Pers Jadi Corong Kekuasaan Ex-Pose.net, Bogor – Independensi media lokal di Kabupaten Bogor mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB), Rizwan Riswanto menilai