EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Garut, 31 Maret 2026 — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Lewo Baru, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, yang digelar pada Selasa (31/3/2026), berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai bagian dari proses demokrasi desa untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa.
Dalam pemilihan tersebut, tiga calon turut berkompetisi, yakni Haris (nomor urut 1), Nova Wylian Sumaryo (nomor urut 2), dan Hasan Aminudin (nomor urut 3). Ketiganya merupakan putra daerah yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin dan mendorong kemajuan Desa Lewo Baru.
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka, Nova Wylian Sumaryo meraih suara terbanyak dengan perolehan 35 suara. Sementara itu, Haris memperoleh 19 suara dan Hasan Aminudin mendapatkan 18 suara. Dengan hasil tersebut, Nova Wylian Sumaryo resmi terpilih sebagai Kepala Desa Lewo Baru melalui mekanisme PAW tahun 2026.
Proses penghitungan suara berlangsung transparan dan disaksikan langsung oleh panitia, BPD, serta perwakilan masyarakat. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak adanya kecurangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari penjaringan calon, penetapan kandidat, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. BPD juga menegaskan bahwa pelaksanaan PAW ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga prinsip demokrasi di tingkat desa.
Dengan terpilihnya Nova Wylian Sumaryo, diharapkan roda pemerintahan Desa Lewo Baru dapat berjalan lebih optimal, serta mampu melanjutkan program pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, hasil pemilihan ini diharapkan semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan warga dalam mendukung kepemimpinan yang baru.
Pelaksanaan PAW ini menjadi bukti bahwa sinergi antara panitia, BPD, dan masyarakat mampu menciptakan proses demokrasi yang sehat, transparan, dan akuntabel di tingkat desa. (A Bonar)














