scrol kebawah untuk membaca
Berita DaerahHeadlineJaminan Kesehatan

RSU UMC Cirebon Terima Penghargaan BPJS Bintang 3

×

RSU UMC Cirebon Terima Penghargaan BPJS Bintang 3

Sebarkan artikel ini
RSU UMC Cirebon Terima Penghargaan BPJS Bintang 3
RSU UMC Cirebon Terima Penghargaan BPJS Bintang 3

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

RSU UMC Cirebon menerima penghargaan BPJS Kesehatan bintang 3 atas integrasi sistem layanan JKN seperti antrean online, E-SEP, klaim digital dan finger print.
RSU UMC Cirebon menerima penghargaan BPJS Kesehatan bintang 3 atas integrasi sistem layanan JKN seperti antrean online, E-SEP, klaim digital dan finger print.

CIREBON, 9 Maret 2026 – RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon (RSU UMC) menerima penghargaan bintang 3 dari BPJS Kesehatan Pusat dalam sebuah acara yang digelar di Aula RSU UMC. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen rumah sakit dalam mengintegrasikan berbagai sistem pelayanan digital untuk meningkatkan layanan kepada pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan itu diterima langsung oleh Direktur Utama RSU UMC, dr. M. Dipa Daulatala MH, CHRA, AIFO-K. Sementara penyerahan dilakukan oleh Komar yang mewakili BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.

Baca juga: Perbandingan BPJS dan Asuransi Swasta, Mana Lebih Tepat?

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

Penghargaan Apresiasi Integrasi Sistem Layanan BPJS

Pemberian penghargaan bintang 3 oleh BPJS Kesehatan merupakan bagian dari evaluasi terhadap fasilitas kesehatan yang telah berhasil mengintegrasikan sistem pelayanan dengan sistem digital BPJS.

Baca juga: BPJS Nonaktif Mendadak, Pemerintah Pastikan Pasien Tetap Dilayani

Penilaian tersebut meliputi sejumlah indikator penting seperti integrasi sistem antrean online, integrasi sistem klaim layanan kesehatan, penerapan Electronic Surat Eligibilitas Peserta (E-SEP), penggunaan verifikasi finger print, serta implementasi aplikasi Frista dalam proses administrasi pelayanan JKN.

Baca juga: RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon Resmi Launching Layanan Neurorestorasi TMS dan VR Pertama di Wilayah III Cirebon

Langkah integrasi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat transparansi layanan kesehatan bagi peserta JKN.

Selain itu, digitalisasi sistem juga membantu rumah sakit dalam meminimalkan potensi kesalahan administrasi sekaligus mempercepat proses verifikasi data pasien.

Komitmen RSU UMC Tingkatkan Layanan Pasien JKN

Direktur Utama RSU UMC, dr. M. Dipa Daulatala menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya yang dilakukan rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis sistem digital.

Ia mengatakan, implementasi berbagai sistem tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional yang dijalankan BPJS Kesehatan.

“Pada hari ini saya mewakili RSU UMC untuk menerima penghargaan atas komitmen rumah sakit dalam implementasi integrasi sistem antrian online, integrasi sistem klaim, implementasi E-SEP, finger print dan frista,” ujar dr. Dipa Daulatala.

Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya hasil kerja manajemen, melainkan buah dari kerja bersama seluruh tenaga medis dan staf rumah sakit.

“Ini merupakan hasil kerja keras teman-teman civitas hospitalia RSU UMC, dan saya berharap capaian ini bisa terus ditingkatkan guna pelayanan pasien JKN yang lebih baik,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa RSU UMC akan terus memperkuat kualitas pelayanan yang akuntabel serta profesional bagi masyarakat.

“RSU UMC berkomitmen untuk memberikan layanan kepada pasien JKN dengan akuntabel dan profesional,” katanya.

Baca Juga Perbandingan BPJS dan Asuransi Swasta, Mana Lebih Tepat?

Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Program integrasi sistem pelayanan antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan merupakan bagian dari upaya transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia.

Melalui sistem antrean online, pasien dapat mengatur jadwal kunjungan lebih awal sehingga waktu tunggu pelayanan dapat ditekan. Sementara itu, integrasi sistem klaim membantu mempercepat proses administrasi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan.

Penerapan E-SEP memungkinkan verifikasi kepesertaan JKN dilakukan secara elektronik sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan akurat.

Di sisi lain, penggunaan finger print bertujuan memastikan identitas pasien yang menerima layanan sesuai dengan data kepesertaan BPJS.

Aplikasi Frista juga menjadi salah satu komponen penting dalam digitalisasi pelayanan administrasi BPJS di fasilitas kesehatan, sehingga proses pengelolaan layanan dapat berjalan lebih efisien.

Berita Lainnya : CV Solo Indah Kerja Sama Askrida Beri Asuransi Kecelakaan Diri UMKM

Penghargaan Jadi Motivasi Peningkatan Layanan

Bagi RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon, penghargaan bintang 3 dari BPJS Kesehatan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Manajemen rumah sakit menilai bahwa transformasi digital dalam sistem pelayanan merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Dengan sistem yang lebih terintegrasi, rumah sakit diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, serta transparan bagi peserta JKN.

Ke depan, RSU UMC juga menargetkan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat Cirebon dan wilayah sekitarnya.


Kontributor : Arya Subagja

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net

Tinggalkan Balasan

Translate »
RSU UMC Cirebon menerima penghargaan BPJS Kesehatan bintang 3 atas integrasi sistem layanan JKN seperti antrean online, E-SEP, klaim digital dan finger print.
RSU UMC Cirebon menerima penghargaan BPJS Kesehatan bintang 3 atas integrasi sistem layanan JKN seperti antrean online, E-SEP, klaim digital dan finger print.