EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Garut, 11 April 2026 — SMP Negeri 1 Sukawening terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh bencana dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Jumat (11/4/2026).
Baca berita lain disini: Gotong Royong Warga Kampung Baru Masih Lestari, Masjid Al-Muhajirin Diperbaiki Bersama
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengusung tema “Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Bencana di Satuan Pendidikan”, serta diikuti oleh seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan hingga para siswa.
Baca juga: Gotong Royong Warga Kampung Baru Masih Lestari, Masjid Al-Muhajirin Diperbaiki Bersama
Baca berita lain disini: Ketua DPW FKDT Jabar Lantik DPC FKDT Kab Garut Aula Di Hotel Candra Kirana .
Baca berita lain disini: SDN 1 Pasirlangu Raih Juara LCC SD Tingkat Kecamatan Pakenjeng
Kepala SMP Negeri 1 Sukawening, Haji Iwan Ridwan, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan hal yang tidak bisa diabaikan, khususnya di wilayah Kabupaten Garut yang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi, seperti longsor, gempa bumi, dan banjir.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, bukan hanya untuk belajar, tetapi juga sebagai ruang perlindungan. Oleh karena itu, melalui kegiatan SPAB ini, kami ingin menanamkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh warga sekolah agar siap menghadapi segala kemungkinan bencana,” tegasnya.
Berita terkait: Ketua DPW FKDT Jabar Lantik DPC FKDT Kab Garut Aula Di Hotel Candra Kirana .
Ia juga menambahkan bahwa edukasi kebencanaan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi juga melalui simulasi dan penerapan langsung dalam keseharian di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber memberikan materi secara komprehensif, meliputi pengenalan jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan sekitar, sistem mitigasi dan peringatan dini, prosedur evakuasi yang benar, serta langkah-langkah penanganan awal saat terjadi kondisi darurat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para siswa dan guru aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana secara tiba-tiba.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal sekolah dalam menyusun langkah-langkah strategis penanggulangan bencana, termasuk rencana jalur evakuasi, titik kumpul, serta pembagian peran saat kondisi darurat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMP Negeri 1 Sukawening memiliki kesiapan mental dan pengetahuan yang memadai, sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik saat menghadapi bencana.
Melalui program SPAB, SMP Negeri 1 Sukawening menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan satuan pendidikan yang aman, nyaman, serta tangguh terhadap bencana, sekaligus membentuk generasi yang peduli dan sadar akan pentingnya mitigasi bencana sejak dini. (Undang Wiga)
Simak juga: SDN 1 Pasirlangu Raih Juara LCC SD Tingkat Kecamatan Pakenjeng













