Ex-Pose.net, LOS ANGELES ? Guna mendorong dan memperkuat koordinasi dan kerjasama pelaksana tugas dan fungsi keimigrasian pada perwakilan RI, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menggelar rapat koordinasi yang di Los Angeles, California, Amerika Serikat pada 27 hingga 31 Mei 2024.
Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Optimalisasi Peran Dan Fungsi Atase Imigrasi Pada Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri Melalui Strategi Transformasi Digital’.
REKOMENDASI ARTIKEL : Yasonna Laoly Ingatkan Penagihan Pinjol Harus Hormati Privasi Debitur
Acara ini turut di hadiri, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laolany, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Djan Faridz, Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim serta Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andy Rachmiante.
Silmy Karim mengatakan rapat koordinasi ini menjadi wadah bagi Dirjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri untuk bersinergi dalam isu keimigrasian, isu kekonsuleran serta isu perlindungan WNI di luar negeri.
“Tiga isu vital dalam pemberian pelayanan publik, khususnya untuk memudahkan WNI di luar negeri mengakses pelayanan dan perlindungan yang mudah, cepat, dan aman melalui transformasi digital,” katanya keterangan pers yang diterima pada Rabu (5/6/2024).
Optimalisasi layanan publik di perwakilan RI dilakukan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian, khususnya dalam pemberian paspor.
?Jadi [untuk penerbitan paspor di luar negeri] selain persyaratan formil, disyaratkan juga memiliki izin tinggal. Hal ini untuk mencegah agar WNI tidak tinggal di luar negeri secara ilegal,? jelas Silmy.
REKOMENDASI ARTIKEL : Menkumham Yasonna Anugerahkan 57 Anggota JDIHN Terbaik
Silmy juga menekankan jajaran Imigrasi untuk berani dalam memulai inovasi.
?Kita memiliki semangat memperbaiki, karena tidak mungkin menunggu sempurna. Dan saat ini (imigrasi) sudah semakin baik. Mulai saja dulu dan terus lakukan perbaikan,? ujarnya.
Salah satu inovasi unggulan yang saat ini dimiliki imigrasi adalah platform evisa.imigrasi.go.id yang menawarkan seamless experience bagi WNA untuk mengajukan visa Indonesia.
“Pengajuan visa bisa dilakukan di mana saja, didukung kemudahan pembayaran visa menggunakan credit card. Sebelumnya, pembayaran visa dilakukan secara manual melalui agen/penjamin,” ucap Silmy.
Layanan imigrasi melalui online ini menjadi layanan pemerintah pertama yang dapat menggunakan credit card. Tercatat sebanyak 1.346.893 transaksi telah dibukukan sejak aturan mengenai pembayaran online dengan kartu diberlakukan Januari 2023 lalu.
?[Platform] e-visa Ini sejalan dengan program SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik). Sangat convenient dan bisa dilakukan di mana saja,? kata Silmy.
REKOMENDASI ARTIKEL : Menkumham Yasonna Mutasi 120 Pimti Pratama
Lanjutnya, usulan rencana penambahan sebanyak enam atase imigrasi di luar negeri. Penambahan diprioritaskan pada negara dengan jumlah perlintasan WNI terbanyak, baik untuk tujuan menetap ataupun kunjungan singkat.
“Kamboja menjadi salah satu negara yang dinilai mendesak untuk segera memiliki atase dan staf teknis imigrasi. Selain masih termasuk ke dalam wilayah ASEAN, diketahui setidaknya hampir 120.000 WNI yang tinggal dan bekerja.,” ujar Silmy.
Senada, Yasonna Laoly memberikan dukungan kepada Ditjen Imigrasi untuk berani berinovasi dalam pemanfaatan teknologi digital.
?Perbaikan harus dilakukan terus menerus, tapi kalau tidak mulai maka kita tidak tahu di mana harus memperbaiki. Kita harus memiliki keberanian untuk memulai terobosan,? ujarnya.
Inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh Ditjen Imigrasi memperoleh apresiasi dari? Abdullah Azwar Anas.
“Digitalisasi dalam pelayanan publik tidak hanya terbatas pada aplikasi, melainkan juga leadership,” ujarnya.
Artikel ini terkait dengan konten :
- Yasonna Laoly Ingatkan Penagihan Pinjol Harus Hormati Privasi Debitur
- Presiden Rodrigo Duterte Anugerahi Menkumham Yasonna Laoly Kaanib ng Bayan Award
- Menkumham Yasonna Anugerahkan 57 Anggota JDIHN Terbaik
- Menkumham Yasonna Mutasi 120 Pimti Pratama
- Warna Olo – Misteri Tak Bisa Dilihat , Tak Akan Pernah di Layar
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkini dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Yasonna Laoly Dukung Ditjen Imigrasi untuk Berinovasi Gunakan Teknologi Digital
Oleh: rieke | 17:16 WIB, 5 Juni 2024
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.




