Press ReleaseTenaga Kerja

Menaker: BLK Kini Jadi Inkubator Bisnis dan Pusat Talenta

Avatar photo
×

Menaker: BLK Kini Jadi Inkubator Bisnis dan Pusat Talenta

Sebarkan artikel ini
Menaker: BLK Kini Jadi Inkubator Bisnis dan Pusat Talenta
Menaker: BLK Kini Jadi Inkubator Bisnis dan Pusat Talenta

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

BANDUNG, 10 Mei 2026 — Menteri Ketenagakerjaan menegaskan Balai Latihan Kerja (BLK) kini tidak lagi sekadar menjadi tempat pelatihan kerja, tetapi dikembangkan sebagai inkubator bisnis, klinik produktivitas, dan pusat pengembangan talenta untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang di era industri modern.

Kemnaker Transformasikan BLK Jadi Pusat Pengembangan Talenta

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan transformasi BLK menjadi bagian dari strategi Kementerian Ketenagakerjaan dalam memperkuat sistem pelatihan vokasi nasional yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan industri domestik maupun internasional.

Menurutnya, BLK kini diarahkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya menghasilkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga mampu menciptakan wirausaha baru.

“BLK tidak hanya sekadar menjadi tempat pelatihan, tetapi juga dikembangkan sebagai Talent and Innovation Hub, klinik produktivitas, serta inkubator bisnis. Fokus Kemnaker adalah memastikan lulusan BLK dapat langsung terserap di dunia kerja atau mampu merintis usaha secara mandiri,” ujar Yassierli.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan arahan kebijakan ketenagakerjaan tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Jawa Barat , Jumat (8/5/2026).

Strategi Ketenagakerjaan 2025–2029

Dalam arahannya, Yassierli memaparkan strategi ketenagakerjaan Indonesia periode 2025–2029 yang berfokus pada penguatan keterhubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

Penguatan Link and Match Vokasi dan Industri

Kemnaker menilai penguatan link and match menjadi langkah penting untuk memastikan lulusan pelatihan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Selain optimalisasi BLK, pemerintah juga menaruh perhatian pada perlindungan pekerja informal, penyediaan pekerjaan layak dan inklusif, serta penguatan regulasi ketenagakerjaan, termasuk regulasi platform digital dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3).

Pendekatan User Journey untuk Pencari Kerja

Untuk mempercepat transformasi layanan, pengelolaan BLK kini diarahkan menggunakan pendekatan user journey approach atau alur pencari kerja.

Melalui pendekatan tersebut, layanan pelatihan didesain agar lebih terintegrasi mulai dari proses pendaftaran, pelatihan, hingga penempatan kerja.

“Kemnaker mendesain ulang alur layanan BLK agar lebih berfokus pada kebutuhan pencari kerja. Pelatihan tidak lagi hanya berorientasi pada materi di kelas, tetapi juga mengedepankan metode Project-Based Learning (PBL) dan program magang langsung di industri,” katanya.

Kolaborasi dengan Industri dan Perguruan Tinggi

Transformasi BLK juga dilakukan melalui penguatan kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), perguruan tinggi, serta komunitas.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelatihan vokasi yang lebih kuat dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Selain itu, BLK juga akan memanfaatkan data berbasis teknologi informasi untuk memetakan kebutuhan pasar kerja secara lebih presisi.

Penggunaan teknologi tersebut bertujuan memastikan program pelatihan tepat sasaran, meningkatkan efektivitas pelatihan, serta mempermudah evaluasi dampak program terhadap penyerapan tenaga kerja.

BLK Diproyeksikan Jadi Motor Penggerak SDM Unggul

Yassierli menegaskan bahwa transformasi BLK menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, penguatan sinergi data, kolaborasi lintas sektor, serta pendekatan komunikasi publik yang proaktif akan menjadi kunci keberhasilan transformasi tersebut.

Selain penguatan layanan pelatihan, Kemnaker juga menekankan pentingnya peran kehumasan dalam memperluas akses informasi kepada masyarakat mengenai layanan dan pemanfaatan BLK.

“Dengan sinergi data, kolaborasi yang kuat, dan pendekatan humas yang proaktif, kami yakin BLK akan menjadi motor penggerak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Yassierli.

Transformasi BLK tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja berkualitas sekaligus mendorong lahirnya tenaga kerja kompeten dan pelaku usaha baru di berbagai daerah di Indonesia.

Fingerprint: EXPOSE NET - News-26190
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Menaker: BLK Kini Jadi Inkubator Bisnis dan Pusat Talenta

Oleh: Aninggell | 11:33 WIB, 10 Mei 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Tinggalkan Balasan

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.