BeritaBerita DaerahPOLITIKUnjuk Rasa

Aktivis: Polisi Diduga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor

×

Aktivis: Polisi Diduga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Aktivis: Polisi Di duga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor Ex-pose.net, BOGOR – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya telah menggelar aksi unjuk rasa terkait penyelidikan kasus dugaan gratifikasi
Aktivis: Polisi Di duga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor Ex-pose.net, BOGOR – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya telah menggelar aksi unjuk rasa terkait penyelidikan kasus dugaan gratifikasi

Aktivis: Polisi Di duga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor

Baca berita lain disini: KOPAD Demo di Bogor, Tuntut Kejari Periksa Mantan Dirut PPJ

Artikel Berita Lainya  MK Putuskan Pendidikan Dasar 9 Tahun Gratis, Negeri dan Swasta

Ex-pose.net, BOGOR – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya telah menggelar aksi unjuk rasa terkait penyelidikan kasus dugaan gratifikasi Ketua KPU Kota Bogor, di depan markas Polresta Bogor Kota, pada Senin, 10 November 2025.

Aksi tersebut di gelar sebagai bentuk desakan terhadap kepolisian agar menuntaskan penyelidikan dugaan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret Ketua KPU Kota Bogor.

Baca berita lain disini: Oknum Dewan Diduga Caplok Aset Rakyat, KOPAD Siap Kepung Kejari Kota Bogor

Ketua PPAK Bogor Raya, M Ibnu Tohari mengatakan bahwa, hingga kini belum ada kejelasan dari pihak kepolisian terkait proses hukum terhadap kasus tersebut.

Artikel Berita Lainya  Tb Ade Jajang Apresiasi Perbaikan Jalan Kemang–Parung

Baca berita lain disini: BPI KPNPA RI: Pemecatan Ketua KPU Kota Bogor Harus Diikuti Proses Pidana

Padahal, proses penyelidikan sudah berlangsung selama hampir satu tahun lalu. Karenanya, mereka menduga adanya ketidaknetralan aparat dalam penanganannya.

“Kepolisian di duga telah masuk angin (86),” ujarnya.

Dalam aksi itu, PPAK menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, segera menetapkan Ketua KPU Kota Bogor dan pihak lain yang di duga terlibat suap serta gratifikasi sebagai tersangka.

Kedua, mendesak agar di lakukan gelar perkara secara terbuka terhadap kasus tersebut. Karena, tidak ada yang bisa menggugurkan perkara gragifikasi kecuali pelaku melapor kepada KPK dalam waktu 30 hari setelah kejadian.

Artikel Berita Lainya  Peran Serta Babinsa Danukusuman Dalam Lomba Balita Sehat Posyandu

Sementara itu, koordinator aksi, Frans menyebut gerakan ini murni dorongan moral agar penegakan hukum berjalan tanpa tebang pilih. Pihaknya akan mengawal kasus itu sampai tuntas karena masyarakat berhak tau.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Publik berhak tahu sejauh mana penanganan dugaan suap tersebut,” tegas Frans.

Disamping tuntutan itu, pihak PPAK juga mendesak kejaksaan negeri Kota Bogor untuk mengambil alih kasus tersebut. Karena, kepolisian di nilai lamban dan di duga sudah main mata dengan terduga pelaku gratifikasi.

“Kejari harus ambil alih kasus tersebut karena kepolisian di duga sudah masuk angin,” tegasnya.

 

Penulis: Nova Wylian Sumaryo 
Editor: Refer
WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net
Translate »
Aktivis: Polisi Di duga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor Ex-pose.net, BOGOR - Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya telah menggelar aksi unjuk rasa terkait penyelidikan kasus dugaan gratifikasi
Aktivis: Polisi Di duga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor Ex-pose.net, BOGOR - Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya telah menggelar aksi unjuk rasa terkait penyelidikan kasus dugaan gratifikasi