scrol kebawah untuk membaca
BeritaBerita Utama

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Avatar photo
×

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Sebarkan artikel ini
Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Dok : Instagram

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memilih tidak memberikan tanggapan soal keputusan pemerintah yang menetapkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional.
Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memilih tidak memberikan tanggapan soal keputusan pemerintah yang menetapkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional.

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memilih tidak memberikan tanggapan soal keputusan pemerintah yang menetapkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional. Pigai menegaskan dirinya tidak ingin berkomentar terkait keputusan tersebut.

Natalius Pigai: “Saya No Comment, Titik”

Saat ditemui di Gedung Kiai Haji Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025), Pigai menolak menjawab pertanyaan wartawan. “Begini, pemberian penghargaan kepada Pak Harto, saya Menteri HAM, saya no comment, titik,” ujarnya.
Ketika kembali ditanya apakah dirinya tetap enggan menanggapi pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto, Pigai menegaskan hal yang sama. “Enggak ada (komentar),” katanya singkat sembari meninggalkan awak media.

Artikel Berita Lainya  Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Resmi

Prabowo Tetapkan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto pada Senin (10/11/2025). Soeharto dinilai berjasa besar dalam bidang perjuangan bersenjata dan politik sejak masa kemerdekaan.

Perjuangan Soeharto Dianggap Menonjol Sejak 1945

Dalam upacara penganugerahan, narator menyebut, “Jenderal Soeharto menonjol sejak masa kemerdekaan. Sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta, ia memimpin pelucutan senjata di Jepang, Kota Baru 1945.” Gelar tersebut diterima oleh ahli waris Soeharto, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat negara.

Artikel Berita Lainya  Rapim TNI AL Tahun 2023

Dasar Hukum Pemberian Gelar

Pemberian gelar kepada Soeharto dan sembilan tokoh nasional lainnya ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Keputusan tersebut diteken Presiden Prabowo di Jakarta pada 6 November 2025.

Gelar Pahlawan Nasional Jadi Sorotan Publik

Keputusan ini memicu beragam reaksi publik. Sebagian pihak menilai langkah pemerintah sebagai bentuk rekonsiliasi sejarah dan penghargaan terhadap jasa masa lalu. Namun, ada pula yang menilai perlu kehati-hatian mengingat rekam jejak masa Orde Baru.

Respons Pemerintah dan Harapan ke Depan

Sumber di lingkungan Istana menyebut keputusan pemberian gelar pahlawan nasional telah melalui proses seleksi dan penilaian dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Pemerintah berharap masyarakat dapat melihat keputusan ini sebagai langkah penghargaan terhadap jasa tokoh bangsa tanpa mengesampingkan kritik sejarah.

Kontribusi Soeharto dalam Sejarah Kemerdekaan

Soeharto diketahui memimpin berbagai operasi militer pada masa revolusi dan menjadi bagian penting dalam pembentukan tentara nasional. Pengabdian tersebut menjadi salah satu dasar pertimbangan pemberian gelar.

Artikel Berita Lainya  Masjid Al Muhajirin Bojongbaru Gelar Santunan Yatim Dhuafa

Polemik yang Masih Bergulir

Meski demikian, kontroversi seputar pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional belum sepenuhnya reda. Sejumlah pengamat HAM dan sejarahwan menilai, perlu keseimbangan dalam menilai jasa dan catatan pelanggaran yang terjadi pada masa pemerintahannya.

Natalius Pigai Tetap Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, Natalius Pigai belum memberikan pernyataan lanjutan. Ia tetap pada pendiriannya untuk tidak berkomentar terkait keputusan Presiden Prabowo tersebut.


50 Ruas Tol Masuk Proyek Strategis Nasional di Era Presiden Prabowo

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Fingerprint: EXPOSE NET - News-21290
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Oleh: Aninggell | 11:30 WIB, 12 November 2025

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memilih tidak memberikan tanggapan soal keputusan pemerintah yang menetapkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional.
Natalius Pigai Pilih Bungkam Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memilih tidak memberikan tanggapan soal keputusan pemerintah yang menetapkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional.