Berita Daerah

Dari Raport Merah Ke Kedaulatan ilmu: menata arah pendidikan Garut

×

Dari Raport Merah Ke Kedaulatan ilmu: menata arah pendidikan Garut

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

 

Garut 6 mei 2026.
Seruan aksi “Raport Merah Pendidikan Garut” tidak lahir tanpa sebab. Ia merupakan akumulasi kegelisahan publik terhadap kondisi pendidikan yang dinilai belum sepenuhnya adil, belum berpihak pada guru, dan belum memberikan jaminan hak belajar yang layak bagi siswa. Di tengah itu semua, wacana transformasi pendidikan di era digital terus mengemuka, menghadirkan Artificial Intelligence sebagai simbol kemajuan. Namun di sinilah ironi itu terasa, ketika gagasan masa depan melaju cepat, sementara persoalan mendasar hari ini belum terselesaikan.

Raport merah bukan sekadar kritik, melainkan cermin atas kondisi riil pendidikan. Ketika keadilan belum merata dan kebijakan belum sepenuhnya berpihak, maka yang terancam bukan hanya kualitas pendidikan, tetapi juga kepercayaan publik. Pendidikan seharusnya menjadi ruang pemerdekaan, bukan justru memperlebar jarak dan ketimpangan.

Di sisi lain, Artificial Intelligence menawarkan kemudahan yang tidak terbantahkan. Akses informasi menjadi cepat, proses belajar menjadi efisien, dan berbagai persoalan dapat diselesaikan secara instan. Namun teknologi tidak pernah benar-benar netral. Ia cenderung menguatkan mereka yang siap dan memiliki akses. Tanpa fondasi yang kuat, digitalisasi justru berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan.

Karena itu, menjadikan teknologi sebagai solusi tunggal adalah pendekatan yang keliru. Artificial Intelligence hanyalah alat, bukan penentu arah. Tanpa kendali nilai dan kejelasan tujuan, ia dapat menggeser otoritas ilmu dari manusia kepada mesin, serta mereduksi proses berpikir menjadi sekadar hasil instan.

Di sinilah pentingnya kedaulatan ilmu. Kedaulatan ilmu bukan hanya soal penguasaan pengetahuan, tetapi juga kemampuan menjaga arah, menimbang kebenaran, dan bertanggung jawab atas proses keilmuan. Dalam tradisi pendidikan Islam, ilmu memiliki pijakan nilai dan metodologi yang tidak bisa digantikan oleh algoritma.

Kedaulatan ilmu menjadi titik temu antara tuntutan aksi dan arah transformasi. Aksi menghadirkan kesadaran kritis atas realitas, sementara transformasi menawarkan visi ke depan. Keduanya harus berjalan beriringan agar perubahan tidak hanya terjadi, tetapi juga memiliki arah yang jelas.

Menata pendidikan Garut membutuhkan keberanian untuk membenahi secara menyeluruh, mulai dari kebijakan yang berpihak, penguatan peran guru, hingga pemerataan akses di tengah arus digitalisasi. Transformasi tidak cukup hanya menghadirkan teknologi, tetapi harus memastikan keadilan sebagai fondasi utama.

Pada akhirnya, masa depan pendidikan tidak ditentukan oleh kecanggihan teknologi semata, tetapi oleh cara manusia mengelolanya. Pendidikan harus melahirkan generasi yang tidak hanya cepat dalam menjawab, tetapi juga mampu memahami, menimbang, dan bertanggung jawab atas ilmu yang dimilikinya.

Tentang Penulis

Aep Saepullah Mubarok merupakan Ketua Asosiasi Sinergi Akselerasi dan Pengelola Majelis Mubahatsah. Saat ini sedang menempuh pendidikan magister (S2) pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Nusantara, dengan capaian akademik cumlaude.

DARI RAPORT MERAH KE KEDAULATAN ILMU:

MENATA ARAH PENDIDIKAN GARUT DI TENGAH DISRUPSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE..

*Penulis*
Aep saepullah mubarok

(Jajang ab)

Fingerprint: EXPOSE NET - News-26115
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Dari Raport Merah Ke Kedaulatan ilmu: menata arah pendidikan Garut

Oleh: rohman priatna | 10:00 WIB, 6 Mei 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Tinggalkan Balasan

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.