Sukahurip, 16 Desember 2025 – Paguyuban RT/RW Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, membantah keras terkait adanya pemotongan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT KESRA). Mereka menyatakan bahwa tidak ada pemotongan dana bantuan dan bahwa warga menerima bantuan secara utuh.
“BLT KESRA ini adalah hak warga, dan kami tidak melakukan pemotongan sedikit pun,” ujar Ketua Paguyuban RT/RW Desa Sukahurip.
REKOMENDASI ARTIKEL : Aksi Mahasiswa dan Warga Sukajaya Soroti Lahan, Ini Klarifikasi PT PMC
Kepala Desa Sukahurip, Asep Rukman, juga telah memberikan klarifikasi bahwa tidak ada pemotongan BLT KESRA dan bahwa bantuan disalurkan langsung kepada warga yang berhak.
Warga juga telah melakukan klarifikasi dan menyatakan bahwa isu pemotongan BLT KESRA tidak benar. Sebenarnya, warga memiliki niat baik untuk membantu salah satu warga memperbaiki rumah yang tidak tercover oleh anggaran pemerintah.
Pertemuan ini berakhir dengan kesepakatan bahwa pemerintah desa akan terus melakukan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan kepada warga. (Undang/Wiga)
Artikel ini terkait dengan konten :
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkinni dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Klarifikasi Paguyuban Rt/Rw Desa Sukahurip: Tidak Ada Pemotongan BLTS Kesra
Oleh: Rohman Priatna | 20:25 WIB, 17 Desember 2025
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.




