scrol kebawah untuk membaca
banner 728x90
banner 160x600
Berita InternasionalBerita NasionalHeadline

Luhut Lapor Jokowi : Ada Perusahaan Sawit Kuasai 500 HA

×

Luhut Lapor Jokowi : Ada Perusahaan Sawit Kuasai 500 HA

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

EX-POSE.NET, JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan melakukan audit terhadap perusahaan minyak kelapa sawit dan memastikannya untuk membangun kantor pusat di Indonesia. Luhut mengaku telah diminta Presiden Jokowi
EX-POSE.NET, JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan melakukan audit terhadap perusahaan minyak kelapa sawit dan memastikannya untuk membangun kantor pusat di Indonesia. Luhut mengaku telah diminta Presiden Jokowi

EX-POSE.NET, JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan melakukan audit terhadap perusahaan minyak kelapa sawit dan memastikannya untuk membangun kantor pusat di Indonesia. Luhut mengaku telah diminta Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masalah minyak goreng di Jawa dan Bali.

Artikel Berita Lainya  Daftar 11 Pemain Dilepas Persib Usai Juara, Siapa Saja ?

?Begitu Presiden minta saya manage minyak goreng, orang pikir hanya minyak goreng. Tidak. Saya langsung ke hulunya. Anda sudah baca di media, semua kelapa sawit itu harus kita audit,? katanya, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Menyongsong Indonesia Emas Dengan Nuansa Kemaritiman

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

Menurut Luhut, audit dilakukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi bisnis sawit yang ada. Hal itu meliputi luasan kebun, produksi hingga kantor pusatnya.

Baca juga: Presiden RI dan Panglima TNI Hadiri Kejuaraan Dunis F-1 H2O

Artikel Berita Lainya  Melaksanakan Tugas di Bulan Puasa, Anggota Polres Blora di himbau Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan

?Saya lapor Presiden, ?Pak, headquater-nya (kantor pusat) harus semua pindah ke sini?,? katanya.

Baca juga: Keberhasilan Puncak Acara Sail Tidore 2022 tidak Lepas dari Peran Kemendagri

Luhut mengatakan kantor pusat perusahaan sawit wajib berada di Indonesia agar mereka membayar pajak.

Pasalnya masih banyak perusahaan sawit yang berkantor pusat di luar negeri sehingga menyebabkan Indonesia kehilangan potensi pendapatan dari pajak.

?Bayangkan dia punya 300-500 ribu (hektare), headquarter-nya di luar negeri, dia bayar pajaknya di luar negeri. Not gonna happen. You have to move your headquarter to Indonesia. (Tidak boleh. kamu harus pindahkan kantor pusatmu ke Indonesia),? tegasnya.

Artikel Berita Lainya  Kapal Patroli Tercepat, High Speed Craft Untuk di Maritim Tengah

Luhut pun menanggapi banyaknya cibiran soal peran dan tugas barunya mengurus masalah minyak goreng. Luhut menilai masalah minyak goreng bukan sekadar siapa yang menangani.

Yang terpenting, menurut dia, adalah tujuan utama penyelesaian masalah tersebut, yaitu agar pasokan dan harganya bisa kembali dijangkau masyarakat.

?Itu yang penting dipikirkan. Bukan hanya sekadar siapa yang nanganin, si itu nanganin. Mau siapa kek yang nanganin, yang penting beres. Buat saya, ingat itu, berpegang teguh pada tujuan,? pungkas Luhut.

[Red]

 

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net
Translate »
EX-POSE.NET, JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan melakukan audit terhadap perusahaan minyak kelapa sawit dan memastikannya untuk membangun kantor pusat di Indonesia. Luhut mengaku telah diminta Presiden Jokowi
EX-POSE.NET, JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan melakukan audit terhadap perusahaan minyak kelapa sawit dan memastikannya untuk membangun kantor pusat di Indonesia. Luhut mengaku telah diminta Presiden Jokowi