scrol kebawah untuk membaca
Berita DaerahKesehatanKuliner

Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko?

×

Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko?

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 April 2026
Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko EX-POSE.NET, Bogor – Setelah ramai dan menjadi konsumsi publik. Salah satu pekerja di toko obat yang menjual obat daftar G mengakui bahwa toko
Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko EX-POSE.NET, Bogor – Setelah ramai dan menjadi konsumsi publik. Salah satu pekerja di toko obat yang menjual obat daftar G mengakui bahwa toko

Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko

Artikel Berita Lainya  Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan di Megamendung 

Baca berita lain disini: Bupati Bogor Sebut Nama Hoegeng dan Subianto Sangat Inspiratif

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

EX-POSE.NET, Bogor – Setelah ramai dan menjadi konsumsi publik. Salah satu pekerja di toko obat yang menjual obat daftar G mengakui bahwa toko tersebut telah di tutup oleh pihak kepolisian.

“Udah tutup bang warung nya oleh Polsek Ciawi sudah menindak lanjuti berita. Jangan yang di Pandansari aja yang di tutup, harusnya semuanya dong,” ujarnya melalui WhatsApp pada Sabtu (18/3/2023).

Sementara itu pemilik toko tersebut mengatakan, silahkan di beritakan saja terkait dugaan toko di wilayah Ciawi yang menjual obat daftar G.

Baca juga: SMPN 1 Sukawening Perkuat Budaya Sadar Bencana Melalui Sosialisasi SPAB

Artikel Berita Lainya  Bey Machmudin Resmikan Opadi di Kota Sukabumi

Baca berita lain disini: Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan di Megamendung 

Baca berita lain disini: Ketua PWI Kabupaten Bogor Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Oknum Perwira Polisi

“Kalau saya ga jadi bos. Ga apa-apa, di muat aja, warung nya juga dah tutup ko. Sudah dua minggu tidak operasional, Ciawi tutup semua bang,” tambah sumber ST.

Sementara itu LSM Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (KPKN) Muhidin meminta kasus warung obat yang merugikan dan berdampak pada warga masyarakat. Dan kaum muda yang rusak fisik dan mentalnya ini di usut hingga tuntas bukan di biarkan.

Berita terkait: Gotong Royong Warga Kampung Baru Masih Lestari, Masjid Al-Muhajirin Diperbaiki Bersama

“Siapapun harus taat hukum dan tidak bisa melanggar hukum. Obat daftar G ini berbahaya jika di konsumsi bebas apalagi di jual bebas. Siapa di balik bisnis obat ini harus di ungkap aparatur hukum. Kami minta Kapolres Cibinong peka jika telah menutup maka harus di usut aktor atau para pelakunya,” tegasnya.

Artikel Berita Lainya  PWI Kabupaten Bogor Akan Laksanakan Senam Merdeka, Kapolres dan Sekda Support Doorprize

Obat daftar G ini, bisa masuk Narkotika Golongan 2. sementara narkotika golongan 2 bisa di manfaatkan untuk pengobatan asalkan sesuai dengan resep dokter.

“Jenis dari golongan ini kurang lebih ada 85 jenis. Beberapa di antaranya tramadol dan lain-lain. Golongan 2 juga berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan,” ujar Muhidin.

 

Penulis : Agus S
Editor : Rieke

 

Berita Lain 😕Toko Jual Daftar Obat G Merajalela di Gadog Bogor, BAI Minta Mabes Polri Usut

 

Obat G / danakirtimedia

 

Fingerprint: EXPOSE NET – News-6184
Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko EX-POSE.NET, Bogor - Setelah ramai dan menjadi konsumsi publik. Salah satu pekerja di toko obat yang menjual obat daftar G mengakui bahwa toko
Obat G Berserakan di Ciawi Bogor, KPKN Minta Polisi Tutup Semua Toko EX-POSE.NET, Bogor - Setelah ramai dan menjadi konsumsi publik. Salah satu pekerja di toko obat yang menjual obat daftar G mengakui bahwa toko