scrol kebawah untuk membaca
Keagamaan

Pesantren Tanjung Singuru,Jejak Peradaban Islam Tertua di Garut

×

Pesantren Tanjung Singuru,Jejak Peradaban Islam Tertua di Garut

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

  Jabar.ex-pose.NET Garut – 30 juni 2025 Pondok Pesantren Tanjung Singuru menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di wilayah Garut. Didirikan pada abad ke-16 oleh Syekh Fatah Rahmatullah dan dilanjutkan oleh Syekh Nur Faqih,
  Jabar.ex-pose.NET Garut – 30 juni 2025 Pondok Pesantren Tanjung Singuru menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di wilayah Garut. Didirikan pada abad ke-16 oleh Syekh Fatah Rahmatullah dan dilanjutkan oleh Syekh Nur Faqih,

 

Jabar.ex-pose.NET Garut – 30 juni 2025 Pondok Pesantren Tanjung Singuru menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di wilayah Garut. Didirikan pada abad ke-16 oleh Syekh Fatah Rahmatullah dan dilanjutkan oleh Syekh Nur Faqih, pesantren ini menjadi pusat pendidikan Islam yang berpengaruh besar di Tatar Priangan.

Menurut Kang Oos Supyadin SE, MM, pemerhati kesejarahan dan budaya, keberadaan pesantren ini tidak lepas dari pengaruh Kanjeng Sinuhun Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati Cirebon. Bahkan, nama “Limbangan” – cikal bakal Kabupaten Garut – diyakini diberikan langsung oleh Sunan Gunung Jati usai mengislamkan Prabu Liman Sanjaya yang kemudian bergelar Sunan Cipancar pada tahun 1525.

Artikel Berita Lainya  Wali Kota Lubuklinggau Pimpin Upacara Peringatan HSN 2022

Salah satu wujud perhatian Cirebon terhadap wilayah Garut adalah pembentukan struktur kedaleman Kandangwesi – lebih dari 40 kedudukan setingkat Dalem – yang dibentuk untuk memperkuat dakwah Islam. Dalam konteks ini, Pesantren Tanjung Singuru memainkan peran strategis sebagai pusat pendidikan agama Islam.

Dalam literatur “Sejarah Bani Faqieh Al-Falah Biru Garut” karya Rd. Aceng Tajul Arifin (2006), disebutkan bahwa pada pertengahan abad ke-17, di bawah kepemimpinan Embah Ajengan Nur Faqih, Pondok Pesantren Tanjung Singuru tumbuh menjadi institusi keagamaan yang disegani oleh Kerajaan Timbanganten maupun pemerintah kolonial Belanda.

Pada masa keemasannya, pesantren ini menarik santri dari berbagai daerah di Nusantara, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, hingga Madura. Pengaruh besar Syekh Nur Faqih bahkan membuat pemerintah kolonial memberikan otonomi khusus terhadap wilayah Tanjung Singuru, yang terdiri dari 12 kampung, dengan hak istimewa berupa pembebasan dari pajak, cukai, dan kerja paksa. Wilayah ini dipimpin langsung oleh Syekh Nur Faqih bersama seorang Senopati, Raden Bagus Angga Singa.

Artikel Berita Lainya  Mabes TNI Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H / 2023 M

Hak otonomi tersebut menjadikan kehidupan warga 12 kampung ini lebih sejahtera karena bisa mengolah lahan subur tanpa tekanan kolonial. Keistimewaan ini bertahan hingga wafatnya Syekh Nur Faqih pada tahun 1711 M. Kepemimpinan pesantren pun diteruskan oleh putra-putranya, seperti Syekh Qomaruddin dan Syekh Nur Wajah.

Sayangnya, setelah wafatnya Syekh Nur Wajah, kejayaan pesantren mulai memudar. Namun, jejak keberlanjutan perjuangan Syekh Nur Faqih tetap abadi lewat sembilan keturunannya yang mendirikan pesantren di berbagai daerah di Garut, Bandung, dan sekitarnya, seperti Al-Falah Biru Tarogong, Cijengkol Kalar, dan Bojong Sirna.

Secara genealogi, Syekh Nur Faqih adalah keturunan ke-10 dari Sunan Gunung Jati, melalui jalur Panembahan Pasarean hingga Embah Ajengan Nur-Kamaluddin. Silsilah ini memperkuat posisi Pesantren Tanjung Singuru sebagai salah satu pesantren tertua dan paling berpengaruh dalam sejarah Islam di Garut.

Tulisan ini menjadi pengingat bahwa sejarah Islam di Garut dibangun melalui perjuangan panjang para ulama dan tokoh lokal, yang hingga kini warisannya masih terasa dalam kehidupan masyarakat.

Artikel Berita Lainya  Mengapa Gelar Haji di berikan ? Ini Makna dan Manfaatnya Bagi Umat Islam

✍️ Disusun oleh: Kang Oos Supyadin, SE., MM. – Pemerhati Kesejarahan dan Budaya
(Undang wiga)

Fingerprint: EXPOSE NET - News-20766
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Pesantren Tanjung Singuru,Jejak Peradaban Islam Tertua di Garut

Oleh: rohman priatna | 07:56 WIB, 30 Juni 2025

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

  Jabar.ex-pose.NET Garut – 30 juni 2025 Pondok Pesantren Tanjung Singuru menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di wilayah Garut. Didirikan pada abad ke-16 oleh Syekh Fatah Rahmatullah dan dilanjutkan oleh Syekh Nur Faqih,
  Jabar.ex-pose.NET Garut – 30 juni 2025 Pondok Pesantren Tanjung Singuru menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di wilayah Garut. Didirikan pada abad ke-16 oleh Syekh Fatah Rahmatullah dan dilanjutkan oleh Syekh Nur Faqih,