EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Prabowo dan Kabinet Bayar Zakat di Istana, Baznas Himpun Rp3,8 Miliar
Ex-Pose.net, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara. Kegiatan tersebut dikemas dalam tajuk ‘Zakat Menguatkan Indonesia’.
Zakat Presiden Prabowo secara simbolis di terima oleh Ketua Baznas Sodik Mudjahid yang sekaligus memimpin doa bagi para muzaki. Dalam pelayanan konter zakat Istana hari itu, Baznas menghimpun dana lebih dari Rp3,8 miliar yang berasal dari 111 muzaki.
Baca juga: GMKR Deklarasi, Desak Adili Jokowi dan Makzulkan Gibran
“Kita juga hari ini telah memberi contoh dengan kita memberikan zakat dan ini menunjukkan lagi peran yang sangat penting dari Baznas,” ujar Presiden
Baca juga: Prabowo dan Raja Abdullah II Tegaskan Persahabatan RI–Yordania dalam Kunjungan Kenegaraan
Prabowo saat membuka sidang kabinet paripurna, sesaat setelah menunaikan zakat bersama para menteri, Sabtu (14/3).
Baca juga: Bupati Garut Luncurkan Sekolah Rakyat
“Saya menilai Baznas memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan lembaga keuangan dan ekonomi berbasis keagamaan di Indonesia agar potensi ekonomi umat dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien dengan dukungan teknologi,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan zakat di Istana pada bulan suci Ramadan. Menurutnya, momentum ini menjadi penguat gerakan zakat nasional.
“Alhamdulillah hari ini kami menerima secara simbolis pembayaran zakat dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, serta seluruh jajaran kabinet. Ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan 2026, Baznas menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp515 miliar sebagai bagian dari target penghimpunan Baznas pusat yang mencapai Rp1,4 triliun sepanjang tahun 2026.
“Sementara secara nasional, pengelolaan zakat oleh Baznas pusat dan daerah ditargetkan mencapai Rp66 triliun,” ujar Sodik.
Selain itu, pengumpulan zakat nasional selama Ramadan 2026 diproyeksikan mencapai Rp6 triliun melalui sekitar 760 lembaga zakat, baik Baznas maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) di seluruh Indonesia.
“Pihaknya berharap keteladanan Presiden dan Wakil Presiden dalam menunaikan zakat melalui Baznas dapat menginspirasi pejabat negara, pelaku usaha, serta masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah demi memperkuat kesejahteraan umat dan membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Terakhir, ia mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar dapat di salurkan secara tepat kepada para mustahik sesuai prinsip amanah dan ketentuan syariat.














