EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
RSU UMC Cirebon Cetak Lompatan Digital
Dari nol persen pemanfaatan antrean online hingga podium nasional, RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon membuktikan transformasi layanan digital bisa diwujudkan dengan kepemimpinan dan komitmen kuat.
Bali, 16 Januari 2026 — Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Cirebon menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional setelah meraih juara ketiga pemanfaatan antrean online Mobile JKN untuk FKRTL kelas C dalam ajang penghargaan BPJS Kesehatan di Bali.
Prestasi Nasional dari Bali
Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Muhammadiyah Cirebon kembali menegaskan eksistensinya sebagai rumah sakit daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional. Dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di The Anvaya Beach Resort, Kawasan Kartika Plaza, Kuta, Bali, RSU UMC Cirebon berhasil meraih juara ketiga nasional untuk kategori pemanfaatan antrean online melalui aplikasi Mobile JKN pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) kelas C (14/1)
Ajang ini menjadi panggung apresiasi bagi fasilitas kesehatan yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbasis digital. Capaian RSU UMC Cirebon pun mendapat perhatian karena dinilai sebagai lompatan signifikan dalam waktu yang relatif singkat.
Penghargaan Diserahkan Pimpinan BPJS Kesehatan
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M. Trofi dan piagam penghargaan diterima oleh Direktur RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon, dr. M. Dipa Daulatala, MH, CHRA, AIFO-K, yang hadir mewakili manajemen rumah sakit.
Momentum ini tidak hanya menjadi simbol pengakuan, tetapi juga menandai keberhasilan RSU UMC Cirebon dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan modern yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kenyamanan bagi peserta JKN.

Dari Nol Persen ke Tiga Besar Nasional
Yang membuat prestasi ini terasa istimewa adalah titik awal perjalanan RSU UMC Cirebon. Pada pertengahan tahun 2024, tingkat pemanfaatan antrean online Mobile JKN di rumah sakit ini masih berada di angka nol persen. Mayoritas pasien masih harus datang langsung dan mengantre manual untuk mendapatkan layanan.
Namun, dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, kondisi tersebut berubah drastis. RSU UMC Cirebon mampu menembus peringkat tiga nasional untuk kategori rumah sakit tipe C.
“Namun dalam waktu kurang dari satu tahun, kami mampu meraih juara tiga nasional untuk kategori rumah sakit tipe C,” ujar dr. Dipa saat ditemui usai menerima penghargaan, Jumat (16/1/2026).
Kepemimpinan dan Arah Transformasi
Sebagai direktur yang mulai menjabat sejak 1 Februari 2025, dr. Dipa menegaskan bahwa transformasi pelayanan kesehatan menjadi agenda utama sejak hari pertama kepemimpinannya. Ia menyadari bahwa tuntutan masyarakat terhadap layanan kesehatan terus berubah, seiring berkembangnya teknologi dan sistem JKN.
Digitalisasi layanan, menurutnya, bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi kebutuhan mendasar untuk meningkatkan mutu pelayanan dan efisiensi kerja rumah sakit.
Antrean Online sebagai Titik Awal Perubahan
Salah satu fokus utama yang didorong manajemen adalah optimalisasi antrean online Mobile JKN. Langkah ini ditempuh melalui pembenahan sistem internal, peningkatan koordinasi antarunit layanan, serta edukasi berkelanjutan kepada pasien dan keluarga pasien.
“Dulu, banyak pasien yang datang sejak dini hari hanya untuk mengambil nomor antrean. Situasi ini tentu melelahkan dan tidak manusiawi, terutama bagi pasien lansia atau mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu,” tutur dr. Dipa.
Dengan penerapan antrean online, pasien kini dapat mendaftar layanan dari rumah dan datang ke rumah sakit sesuai jadwal yang telah ditentukan. Perubahan ini dinilai mampu mengurangi kepadatan antrean sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien.
Dampak Nyata bagi Pasien dan Tenaga Kesehatan
Transformasi digital yang dijalankan RSU UMC Cirebon tidak hanya berdampak pada pasien, tetapi juga pada tenaga kesehatan. Alur pelayanan menjadi lebih tertata, waktu tunggu lebih terukur, dan beban kerja petugas dapat dikelola dengan lebih efisien.
Bagi pasien JKN, sistem ini menghadirkan kepastian layanan dan mengurangi kecemasan akibat antrean panjang. Sementara bagi rumah sakit, pemanfaatan Mobile JKN menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan yang transparan dan berorientasi pada mutu.
Komitmen Berkelanjutan RSU UMC Cirebon
Manajemen RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan akhir. Rumah sakit berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan berbasis teknologi informasi, sejalan dengan kebijakan nasional JKN dan kebutuhan masyarakat.
Ke depan, optimalisasi layanan digital akan terus diperluas, tidak hanya pada antrean online, tetapi juga pada sistem pendukung lain yang bertujuan meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan kesehatan.
Prestasi nasional ini menjadi bukti bahwa rumah sakit daerah, dengan sumber daya yang dikelola secara tepat dan visi kepemimpinan yang jelas, mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Kontributor : Arya Subagja
Lazismu Kini Hadir Berikan Layanan di UMC
RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon Rayakan Milad ke-11















