EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
GARUT, 6 April 2026 –
Pemerintah Desa Sindangraja bergerak cepat dalam menangani persoalan banjir yang kerap melanda wilayah perbatasan desa. Upaya ini digagas langsung oleh Tama Mudin, S.IP, selaku PJS Desa Sindangraja, yang juga dikenal sebagai Ketua Pemekaran Desa Sindang Ratu serta Penyuluh KUA Kecamatan Wanaraja.
Baca berita lain disini: APDESI Merah Putih Jabar Gelar Unjuk Rasa Damai, Ini Masalahnya?
Penanganan banjir difokuskan di titik perbatasan antara Desa Sindang Prabu, Sindang Mekar, dan Sindang Ratu—wilayah yang selama ini menjadi langganan genangan saat curah hujan tinggi. Diketahui, Desa Sindangraja sendiri resmi dimekarkan dari Desa Sindang Ratu pada 1 Juli 2025.
Baca berita lain disini: Perkopimcam Wanaraja Tindaklanjuti Edaran Bupati Garut, Monitoring Seluruh Posyandu Untuk Penanganan Campak
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kepala Desa Sindang Mekar, Kepala Desa Sindang Ratu, PJS Desa Sindang Prabu, Camat Wanaraja Fahmi Fauzi, S.TP., M.Si., M.Ak, anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Endang Supiadin, anggota DPRD dari Fraksi PKS Yusuf Mustafa, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Baca berita lain disini: MTs Persis Cikarag Cibatu Garut Gelar TKA Kelas 9, Sempat Terkendala Server
Kerja bakti penanganan banjir ini telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan semangat gotong royong yang tinggi. Masyarakat bahu-membahu membersihkan saluran air, memperbaiki aliran drainase, serta menormalisasi titik-titik yang menjadi penyebab utama banjir.
Tama Mudin, S.IP menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang telah terlibat. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan keikutsertaan seluruh elemen masyarakat. Semoga ikhtiar ini menjadi langkah awal dalam mengatasi persoalan banjir secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan lingkungan. Semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari banjir.
(Undang/Wiga)













