scrol kebawah untuk membaca
Berita Utama

Solusi Penanganan Kemiskinan dan Pengamen di Kabupaten Garut Ganda Permana S.H Angkat Bicara

×

Solusi Penanganan Kemiskinan dan Pengamen di Kabupaten Garut Ganda Permana S.H Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Jabar ex-pose.net  Garut, 26 Maret 2025 – Dalam sebuah rapat pembahasan yang dipimpin oleh Koordinator d'RAGAP sekaligus Ketua DPD LSM GMBI, Ganda Permana S.H., sejumlah solusi inovatif untuk penanganan kemiskinan dan pengamen di Kabupaten Garut
Jabar ex-pose.net  Garut, 26 Maret 2025 – Dalam sebuah rapat pembahasan yang dipimpin oleh Koordinator d'RAGAP sekaligus Ketua DPD LSM GMBI, Ganda Permana S.H., sejumlah solusi inovatif untuk penanganan kemiskinan dan pengamen di Kabupaten Garut

Jabar ex-pose.net  Garut, 26 Maret 2025 – Dalam sebuah rapat pembahasan yang dipimpin oleh Koordinator d’RAGAP sekaligus Ketua DPD LSM GMBI, Ganda Permana S.H., sejumlah solusi inovatif untuk penanganan kemiskinan dan pengamen di Kabupaten Garut dibahas.

Artikel Berita Lainya  Kapuspen TNI Tinjau Lokasi Pameran Indo Defence 2022 di JIExpo Kemayoran

Solusi Penanganan Kemiskinan Melalui Aplikasi DOMGAR

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

Salah satu langkah inovatif yang diusulkan adalah penggunaan aplikasi DOMGAR (Data Orang Miskin Garut). Aplikasi ini dirancang untuk memuat informasi lengkap mengenai penerima bantuan, termasuk alamat, foto individu dan tempat tinggal, jumlah tanggungan keluarga, serta daftar kebutuhan mereka.

Dengan sistem ini, setiap bantuan dari pemerintah maupun donatur masyarakat akan tercatat secara otomatis, memperbarui kebutuhan penerima secara real-time. Selain itu, aplikasi ini juga menampilkan status kemiskinan dalam bentuk grafik untuk mempermudah pemantauan dan distribusi bantuan secara lebih efektif.

Artikel Berita Lainya  Wisejuice Luncurkan "Wise Akademi" untuk Indonesia Bebas Asap

Penanganan Pengamen Berdasarkan Kemampuan Seni

Dalam upaya menangani pengamen, Ganda Permana S.H. mengusulkan pemisahan antara pengamen berbakat seni dan mereka yang mengamen tanpa keterampilan seni.

Pengamen berbakat seni (baik dalam tarik suara maupun bermain musik) disarankan untuk mendapatkan pembinaan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud). Program pembinaan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mereka agar dapat tampil di hotel dan restoran sebagai bagian dari daya tarik wisata.

Artikel Berita Lainya  Sebanyak 555 Pajurit Yonif Raider 631/Antang di Berangkatkan Panglima TNI 

Pengamen tanpa keterampilan seni diusulkan untuk dikembalikan ke daerah asalnya dengan dukungan dari pemerintah desa atau kelurahan. Mereka akan diberikan pelatihan keterampilan serta modal usaha melalui program pemberdayaan yang telah tersedia. Langkah ini juga berlaku bagi pengemis yang tidak memiliki keterampilan seni.

Dengan adanya strategi ini, diharapkan tidak hanya membantu mengurangi angka kemiskinan, tetapi juga menciptakan peluang bagi masyarakat untuk berkembang sesuai dengan potensi mereka.

(Taofik Hidayat)

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net
Translate »
Jabar ex-pose.net  Garut, 26 Maret 2025 – Dalam sebuah rapat pembahasan yang dipimpin oleh Koordinator d'RAGAP sekaligus Ketua DPD LSM GMBI, Ganda Permana S.H., sejumlah solusi inovatif untuk penanganan kemiskinan dan pengamen di Kabupaten Garut
Jabar ex-pose.net  Garut, 26 Maret 2025 – Dalam sebuah rapat pembahasan yang dipimpin oleh Koordinator d'RAGAP sekaligus Ketua DPD LSM GMBI, Ganda Permana S.H., sejumlah solusi inovatif untuk penanganan kemiskinan dan pengamen di Kabupaten Garut