EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ex-pose.net_ Mamuju_Sulawesi Barat_ Sabtu,(16/5/2026)_ Rencana pengembangan tambang Logam Tanah Jarang (LTJ) atau rare earth elements (REE) di wilayah Mamuju Sulawesi Barat oleh BUMN Perminas, mendapatkan penolakan keras dari aktivis lingkungan Mamuju, Kahfi, bersama masyarakat setempat.
Penolakan ini didasarkan pada kekhawatiran serius mengenai dampak kerusakan lingkungan hidup, potensi residu radioaktif, dan hilangnya ruang hidup warga.
Kahfi aktivis lingkungan mengatakan, sangat khawatir tambang LTJ merusak ekosistem, mencemari air dan tanah dengan logam berat, serta berisiko bagi kesehatan warga sekitar dan juga bekas tambang LTJ sulit dipulihkan karena potensi residu radioaktif alami, ” ungkapnya pada, Jumat (15/5/2026).
Lanjut ia katakan jangan berdalih dengan lowongan kerja, pemerintah tidak hanya melihat potensi ekonomi, tetapi harus mengutamakan pelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat setempat, ujar Kahfi.
Lebih lanjut Aktivis lingkungan Mamuju menuntut pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan tambang tersebut dan memprioritaskan perlindungan ekosistem serta keselamatan warga daripada sekadar mengejar nilai ekonomi
Selain itu, Kahfi juga mendesak Pemprov Sulbar dan PT Perminas agar menghentikan sementara proses perizinan, membuka dialog publik, dan melakukan kajian lingkungan independen sebelum proyek dilanjutkan, pinta Kahfi dengan tegas.
Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.
Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.
Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.
Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.
Aktivis Lingkungan Tolak Tambang LTJ di Mamuju, Kwatir Dampak Kerusakan Lingkungan
Oleh: Hasan Surya | 20:05 WIB, 16 Mei 2026
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.







