scrol kebawah untuk membaca
BeritaBerita NasionalHeadline NewsKriminal

Budi Arie Diduga Terima Setoran Pengamanan Situs Judol

×

Budi Arie Diduga Terima Setoran Pengamanan Situs Judol

Sebarkan artikel ini
Budi Arie Diduga Terima Setoran Pengamanan Situs Judol
Wikepdia

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 Juni 2025
Nama Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2023–2024, Budi Arie Setiadi, kembali mencuat dalam perkara perjudian online (judol)
Nama Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2023–2024, Budi Arie Setiadi, kembali mencuat dalam perkara perjudian online (judol)

Budi Arie Diduga Terima  “Setoran Pengamanan” Situs Judol—Terungkap di Sidang PN Jaksel

 

EXPOSE NET| Jakarta, 15 Mei 2025—Nama Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2023–2024, Budi Arie Setiadi, kembali mencuat dalam perkara perjudian online (judol). Dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2025).

Jaksa penuntut umum (JPU) menyebut Budi Arie diduga menikmati alokasi 50 persen dari dana “pengamanan” 115 situs judi daring yang luput dari pemblokiran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Artikel Berita Lainya  Ditelepon Jenderal Dudung, Hercules Minta Maaf

JPU memetakan peran empat terdakwa—semuanya mantan pegawai atau rekanan Kominfo , Skema “pengamanan” versi dakwaan:

1. Zulkarnaen Apriliantony Staf ahli non‑struktural Kominfo Diminta Budi Arie mengumpulkan data situs judol; negosiator utama tarif “penjagaan”
2.  Adhi Kismanto Tenaga ahli ad hoc Kominfo Operator alat crawling data situs judol; penghubung ke tim take‑down
3. Alwin Jabarti Kiemas Penyedia jasa “penjagaan” situs Menawarkan imbalan Rp 7–8 juta/website/bulan agar tidak diblokir
4. Muhrijan alias Agus Rekan Alwin Pengatur pertemuan, negosiasi tarif

Menurut dakwaan, skema bermula Oktober 2023 ketika Budi Arie—saat itu masih Menkominfo—meminta Zulkarnaen mencari “orang yang bisa kumpulkan data website perjudian.” Zulkarnaen lalu memperkenalkan Adhi Kismanto, yang memamerkan alat crawling data judol.

 

Meski gagal lolos seleksi formal karena tidak bergelar sarjana, Adhi tetap direkrut berkat “atensi” Budi Arie. Tugasnya: melaporkan tautan judol ke Riko Rasota Rahmada, Kepala Tim Take‑Down Kominfo.

April 2024, negosiasi berlanjut di Gandaria City. Adhi bertemu saksi Deden Imadudin Soleh untuk menyatukan “jalur penjagaan” situs judol. Dari Deden, nomor Alwin diteruskan ke Muhrijan.

Artikel Berita Lainya  Kembali Raih BKN Award 2023, Bakamla RI Peringkat Pertama

Pertemuan tiga pihak digelar di Hotel Ibis Sunter, disusul rapat VIP di Café Pergrams Senopati bersama Zulkarnaen.

Di sanalah, menurut jaksa, Zulkarnaen menegaskan kedekatannya dengan Budi Arie sambil “menunjukkan percakapan WhatsApp”. Tarif pun disepakati SGD 8 ribu (±Rp 96 juta) per situs per tahun—setengahnya disebut mengalir ke Budi Arie.

Sebelumnya, ia sudah pernah diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Polri, Kamis (19/12/2024). Usai pemeriksaan, ia menegaskan dukungan pada penuntasan judol:

“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya wajib membantu pihak kepolisian, Pemberantasan judi online adalah tanggung jawab bersama.” ujar Arie.

Pasca‑reshuffle Januari 2025, Budi Arie kini menjabat Menteri Koperasi di Kabinet Merah Putih.

Majelis hakim yang diketuai Ratna Saraswati menunda sidang hingga Rabu (21/5/2025) dengan agenda pemeriksaan saksi. Praktisi hukum menilai keterangan digital forensik percakapan Zulkarnaen‑Budi akan krusial membuktikan aliran dana.

Artikel Berita Lainya  Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang, Tuntut Kematian Bayinya

Potensi jerat hukum
Keempat terdakwa dijerat Pasal 45 ayat 2 jo. Pasal 27 ayat 2 UU ITE serta Pasal 55 KUHP tentang penyertaan. Jika terbukti, ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara. Penyelidik juga membuka opsi menjerat pihak eksternal yang menikmati hasil kejahatan, termasuk pejabat publik.

Komdigi sendiri, lewat Plt. Menkomdigi Rina Mukti, menyatakan akan “menghormati proses hukum” dan menjamin pengetatan prosedur pemblokiran situs.(*)

Redaksi


Kejagung RI : TPPU Duta Palma Group Darmex Plantations

Kejagung Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati

Fingerprint: EXPOSE NET - News-17321
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Budi Arie Diduga Terima Setoran Pengamanan Situs Judol

Oleh: Aninggell | 23:50 WIB, 17 Mei 2025

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Nama Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2023–2024, Budi Arie Setiadi, kembali mencuat dalam perkara perjudian online (judol)
Nama Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2023–2024, Budi Arie Setiadi, kembali mencuat dalam perkara perjudian online (judol)