EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Jabar Expose.Net. | Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, mengeluarkan larangan bagi sekolah-sekolah di wilayahnya untuk menyelenggarakan study tour dan menjual Lembar Kerja Siswa (LKS). Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban finansial orang tua siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Baca juga: Fakta Sumber Air Aqua: Dari Sumur Bor hingga Pemanggilan oleh BPKN
Baca juga: Dedi Mulyadi Resmikan 5.957 Posbankum, Cetak Rekor MURI
Dedi menyoroti bahwa kegiatan study tour seringkali tidak memberikan manfaat edukatif yang signifikan dan justru membebani orang tua dengan biaya tambahan. Ia juga menekankan bahwa penjualan LKS di sekolah dapat mengurangi kreativitas guru dalam menyusun materi ajar dan menambah beban ekonomi bagi keluarga siswa.
Baca juga: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Bertemu Kang Dedi Mulyadi
“Sekolah seharusnya menjadi tempat belajar yang menyenangkan tanpa memberatkan orang tua dengan berbagai pungutan. Guru juga diharapkan lebih kreatif dalam mengajar tanpa bergantung pada LKS,” ujar Dedi.
Kebijakan ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Beberapa pihak mendukung langkah tersebut karena dianggap dapat mengurangi beban finansial, sementara yang lain mengkhawatirkan dampaknya terhadap proses belajar-mengajar.
Dedi Mulyadi berharap dengan diterapkannya kebijakan ini, kualitas pendidikan di Jawa Barat dapat meningkat dan menjadi lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
[wp-rss-aggregator]
(Abah Rohman)
Ini Lokasi Rekomendasi Kuliner Cirebon Yang Wajib Dikunjungi














