scrol kebawah untuk membaca
BeritaBerita NasionalGaya HidupHeadline NewsPemerintahan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi KPK Bahas Apa ?

×

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi KPK Bahas Apa ?

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi KPK Bahas Apa ?
antara

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 Juni 2025
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi KPK Bahas Realokasi Anggaran Rp5 Triliun

 

EXPOSE NET| Jakarta, 19 Mei 2025 — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk memaparkan rencana realokasi anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebesar lebih dari Rp5 triliun, pada Senin (19/5)

Dalam pertemuan tersebut, Dedi menyampaikan upaya mengubah belanja rutin yang selama ini dianggap memboroskan anggaran menjadi lebih bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, infrastruktur, dan pelayanan publik.

Artikel Berita Lainya  BMKG Peringatkan La Nina dan Potensi Badai Seroja Baru Awal 2026

Beberapa contoh realokasi anggaran yang disampaikan antara lain:

 

  1. Pendidikan: Anggaran lebih dari Rp700 miliar yang semula digunakan untuk belanja kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dialihkan untuk pembangunan ruang kelas baru, yang lebih dibutuhkan.
  2. Infrastruktur Jalan: Anggaran perjalanan dinas pemerintah sebesar Rp700 miliar dialihkan ke pembangunan infrastruktur jalan, sehingga total anggaran untuk sektor ini menjadi Rp2,4 triliun,karena pemerintah menilai jalan rakyat lebih prioritas daripada perjalanan dinas.
  3. Penerangan Listrik: Anggaran sosialisasi pemerintah sebesar Rp250 miliar direalokasi untuk belanja penerangan bagi 240 ribu  warga yang tidak memiliki akses listrik, meningkat dari sebelumnya Rp9 miliar.

 

Dedi Mulyadi : Biar Gubernur Konten Tapi Efisiensi Anggaran

Dedi Mulyadi juga menyatakan bahwa pertemuan dengan KPK bertujuan meminta arahan dan pengawasan agar realokasi anggaran ini berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan realokasi harus terukur dalam output, outcome, dan manfaat bagi publik, sehingga dapat meningkatkan indeks ekonomi, kesejahteraan, dan pendidikan masyarakat Jawa Barat.

Artikel Berita Lainya  Nama Brigjen Yehu Wangsajaya Dicatut Tipu Ratusan Juta

“Arahannya adalah seiring kebijakan yang diambil oleh Pemprov Jabar untuk melakukan upaya merealokasikan seluruh belanja pemerintah, dari belanja yang tidak penting ke belanja yang dianggap menjadi kepentingan publik, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, irigasi, penanganan kemiskinan, jaringan listrik,” Dedi Mulyadi

“Kami mendapat arahan seluruh kebijakan itu nanti harus terkawal menjadi output, outcome, dan benefit kepentingan masyarakat. Dengan demikian, Jawa Barat bisa mengalami peningkatan indeks ekonomi, indeks kesejahteraan, dan indeks pendidikan masyarakatnya,” Tambah KDM (Kang Dedi Mulyadi)

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah 2 KPK, Bahtiar Ujang Purnama, mengonfirmasi bahwa KPK memberikan arahan agar langkah strategis Pemprov Jabar ini tidak menyalahi aturan dan pelaksanaannya diawasi dengan ketat.

“Beliau [Red: Dedi Mulyadi] meminta kepada kami dari KPK untuk memastikan bahwa langkah strategis beliau ini yang pertama memang tidak menyalahi aturan, kemudian pelaksanaannya itu harus ada yang mengawasi,” kata Bahtiar.

Bahtiar menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dedi yang bertujuan mengoptimalkan sumber daya pemerintah untuk kemanfaatan masyarakat secara jangka pendek, menengah, dan panjang.

“Di mana prinsipnya beliau bahwa sumber daya yang dimiliki oleh Pemerintah Jawa Barat ini harus kembali dan bermanfaat untuk masyarakat, baik itu jangka panjang maupun jangka menengah, maupun jangka pendek,” tambah Bahtiar.

Artikel Berita Lainya  Panglima TNI Temui Petinggi Militer Cina Bahas Kerjasama

Dedi Mulyadi mengakhiri unggahan di akun Instagram pribadinya dengan harapan agar tidak ada praduga negatif dan lebih mengutamakan aksi nyata ketimbang beradu narasi. Ia mengucapkan terima kasih atas arahan yang diterima dari KPK.

Ringkasnya, kunjungan Gubernur Jabar ke KPK merupakan langkah strategis untuk memastikan efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran daerah demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat melalui realokasi dana Rp5 triliun ke sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, infrastruktur jalan, dan listrik warga kurang mampu.(*)

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap RPTKA di Kemenaker

Editor : Redaksi


 

Viral Aura Cinta Berdebat Dengan Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi: RSUD Dilarang Tolak atau Tahan Pasien Karena Alasan BPJS

 

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Fingerprint: EXPOSE NET - News-17545
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi KPK Bahas Apa ?

Oleh: Aninggell | 20:20 WIB, 20 Mei 2025

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk