scrol kebawah untuk membaca
Berita UtamaTNI AL

Mandi Khatulistiwa Ala Prajurit Pengawal Samudera

Avatar photo
×

Mandi Khatulistiwa Ala Prajurit Pengawal Samudera

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 April 2026
Deburan ombak mewarnai tradisi Mandi Khatulistiwa yang dilaksanakan oleh segenap Prajurit KRI Frans Kaisiepo (FKO) – 368
Deburan ombak mewarnai tradisi Mandi Khatulistiwa yang dilaksanakan oleh segenap Prajurit KRI Frans Kaisiepo (FKO) – 368
Mandi Khatulistiwa Ala Prajurit Pengawal Samudera

WARTA BELA NEGARA, MEDITERRANIA — Deburan ombak mewarnai tradisi Mandi Khatulistiwa yang dilaksanakan oleh segenap Prajurit KRI Frans Kaisiepo (FKO) – 368 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL saat melintas tepat di garis Khatulistiwa, bertempat di Laut Mediterrania, Selasa, (19/12/2023).

Tradisi Mandi Khatulistiwa ini dilaksanakan prajurit KRI Frans Kaisiepo (FKO) – 368 di tengah – tengah pelayaran lintas laut kembali ke Tanah Air seusai melaksanakan misi perdamaian di Lebanon dan akan digantikan oleh Satgas Maritime Task Force Konga XXVIII-O selanjutnya yakni KRI Diponegoro 365.
Menurut Komandan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, tradisi ini merupakan pengejawantahan nilai-nilai luhur untuk membangun semangat juang dan karakter prajurit Jalasena saat bertugas di kapal perang dan bersosialisasi dengan masyarakat maritim.
“Mandi Khatulistiwa merupakan tradisi pelaut dunia ketika melintasi Equator atau yang dikenal dengan sebutan garis Khatulistiwa. Momen ini tentunya menjadi pengalaman perdana bagi beberapa prajurit Satgas yang baru pertama kali melaksanakan pelayaran dalam rangka mengemban misi perdamaian,” ungkap Dansatgas.
Artikel Berita Lainya  2 Pesawat Tempur F-16, Fly Pass Amankan Presidensi G20

Dalam prosesi Mandi Khatulistiwa ini beberapa prajurit Satgas bertindak sebagai Dewa Neptunus (Dewa samudera), Dewi Amfirite (Permaisuri Neptunus), Kapten Davy Jones dan para punggawa.

Satu persatu para pelaut muda dicelup ke dalam air “khusus” sebelum menghadap Dewa Neptunus untuk disucikan agar bersih dari kotoran daratan, dan diterima menjadi warga laut serta dilindungi dari malapetaka.
Artikel Berita Lainya  Bagaimana Prajurit Makan Di Kapal Perang
Usai pencelupan dilanjutkan dengan prosesi meminum air kehidupan dengan tujuan agar para pelaut muda yang telah melaksanakan Mandi Khatulistiwa semakin kuat.
Selain Mandi Khatulistiwa, dilaksanakan pula penyerahan cincin Satgas kepada seluruh prajurit Satgas. Filosofi yang terkandung dalam cincin ini selain sebagai identitas, cincin ini melambangkan ikatan persaudaraan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap almamater.
Artikel Berita Lainya  Panglima TNI Terima Paparan Penanaman Mangrove Nasional 
Cincin Satgas yang di dalamnya terdapat lambang dan tulisan sarat makna selain menjadi pengingat juga merupakan booster untuk senantiasa menjaga nama baik, kehormatan, dan kebanggaan prajurit Satgas, mempererat Espirit de Corps, semangat kekeluargaan, serta mengejawantahkan motto Siap-Sigap-Handal dan semboyan Pacis Nautae dalam keseharian.
Sebagai bentuk apresiasi, dilaksanakan pula upacara tradisi penyematan brevet kehormatan kapal permukaan yang dipimpin langsung oleh Dansatgas berdasarkan Keputusan Pangkoarmada RI.
Upacara juga dirangkai dengan penganugerahan Bintara Teladan kepada Serka BEK Andi Ardianto dan Tamtama Teladan kepada KLS ETA Diki Bagus dan diakhiri dengan pembagian sertifikat oleh Komandan Satgas. (Puspen TNI)


Artikel Berita Lainya  Panglima TNI  dan Kapolri Tinjau Pengamanan dan Misa Natal 2022
Fingerprint: EXPOSE NET - News-10417
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Mandi Khatulistiwa Ala Prajurit Pengawal Samudera

Oleh: Aninggell | 16:41 WIB, 21 Desember 2023

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Deburan ombak mewarnai tradisi Mandi Khatulistiwa yang dilaksanakan oleh segenap Prajurit KRI Frans Kaisiepo (FKO) - 368
Deburan ombak mewarnai tradisi Mandi Khatulistiwa yang dilaksanakan oleh segenap Prajurit KRI Frans Kaisiepo (FKO) - 368