scrol kebawah untuk membaca
Berita NasionalBerita UtamaHukum HAM & Kriminal

Polisi Gerebek Pabrik Obat Keras Ilegal, 6 orang Diamankan

×

Polisi Gerebek Pabrik Obat Keras Ilegal, 6 orang Diamankan

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 16 April 2026
BOGOR | WBN – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bekerja sama dengan Dit Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap lokasi dan mengamankan pelaku pembuat obat keras illegal. Wadir Dittipidnarkoba
BOGOR | WBN – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bekerja sama dengan Dit Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap lokasi dan mengamankan pelaku pembuat obat keras illegal. Wadir Dittipidnarkoba

BOGOR | WBN – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bekerja sama dengan Dit Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap lokasi dan mengamankan pelaku pembuat obat keras illegal.

Wadir Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Jayadi didampingi Dirnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudradjat dan Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Muhammad Ilham, dalam konferensi persnya mengatakan, bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri terhadap peredaran gelap Obat-obatan keras di wilayah Jabodetabek.

“Di mana dari hasil penyelidikan kita dapati seorang tersangka berinisial IW yang merupakan distributor dan pengendalian obat-obat keras ilegal,” kata Kombes Pol Jayadi, Rabu (26/1/2022).

Artikel Berita Lainya  Kapolres Malang Beserta Ketua Bhayangkari Takziah Rumah Duka Korban Tragedi Kanjuruhan

Kemudian, lanjut Kombes Pol Jayadi, dari hasil penangkapan IW tersebut kita lakukan kembali pengembangan ke wilayah kabupaten Bogor bekerja sama dengan Dit Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polres Bogor.

“Dari pengembangan didapati lah sebuah ruko LMC No. 122 yang berada di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor yang dijadikan sebagai tempat memproduksi berbagai macam obat-obatan keras ilegal, berikut pelaku pembuat obat-obatan dan pemilik tempat produksi yakni WD, YN dan AR,” bebernya.

“Selain itu, terdapat juga dua orang tersangka lainnya yang kita amankan di wilayah Serpong, Kota Tangerang, yaitu MS dan BD yang berperan sebagai distributor dan pengedar obat-obatan ilegal di wilayah Tangerang. Sehingga total sebanyak 6 orang tersangka berhasil kita amankan dari wilayah Depok, Bogor, Tangerang,” jelasnya.

Kombes Pol Jayadi memaparkan obat keras yang diproduksi dan diedarkan secara ilegal tersebut memiliki efek buruk bagi kesehatan. Obat-obatan terlarang ini pun bisa menimbulkan efek depresi, sulit berkonsentrasi, mudah marah, hingga berakibat pada gangguan koordinasi seperti kesulitan berjalan atau berbicara, kejang-kejang, serta halusinasi.

Artikel Berita Lainya  Baznas R.I Bersinergi dengan Baznas Kabupaten Sukabumi dalam Program Rumah Layak Huni

Dalam pengungkapan berhasil diamankan barang bukti berupa Kardus obat-obatan dengan logo AM yang berisikan sekitar 40 ribu butir tablet putih, 2 buah box kontainer berisikan serbuk berwarna kuning, 1 buah box kontainer berisikan serbuk berwarna putih, 1 buah box kontainer berisikan serbuk berwarna merah muda, 5 ribu butir tablet warna putih dengan logo AM, 2 ribu butir tablet warna kuning dengan logo MF, 30 kotak berisikan 3 ribu obat Riklona, 1 buah mesin mixer, 1 buah mesin pengering, 20 ribu butir tablet warna putih dengan logo AM, dan 1 juta butir tablet warna putih.

“Atas perbuatannya para tersangka ini akan kita jerat dengan pasal 60 Undang- undang No 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja perubahan atas pasal 197 UU RI NO.36 Tahun 2009 tentang kesehatan subsider pasal 196 dan/atau Pasal 198 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana selama 15 tahun penjara dan denda 1,5 miliar subsider 10 tahun penjara. Selain itu para tersangka akan dijerat dengan pasal 60 UU No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda 200 juta rupiah,” tutupnya.

Fingerprint: EXPOSE NET - News-202
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Polisi Gerebek Pabrik Obat Keras Ilegal, 6 orang Diamankan

Oleh: Fahria | 23:39 WIB, 26 Januari 2022

Artikel Berita Lainya  FBKK Kabupaten Bogor Mendapat Kuota 1000 Orang Untuk ke Jerman

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

BOGOR | WBN - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bekerja sama dengan Dit Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap lokasi dan mengamankan pelaku pembuat obat keras illegal. Wadir Dittipidnarkoba
BOGOR | WBN - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bekerja sama dengan Dit Narkoba Polda Jabar dan Sat Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap lokasi dan mengamankan pelaku pembuat obat keras illegal. Wadir Dittipidnarkoba