scrol kebawah untuk membaca
BeritaBerita DaerahHeadline News

Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang, Tuntut Kematian Bayinya

Avatar photo
×

Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang, Tuntut Kematian Bayinya

Sebarkan artikel ini
Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang,
Info Karawang

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 Juni 2025
Aksi unjuk rasa tunggal terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Jawa Barat, Senin (5/5/2025)
Aksi unjuk rasa tunggal terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Jawa Barat, Senin (5/5/2025)

Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang, Tuntut Penjelasan atas Kematian Bayinya

 

EXPOSE NET | Karawang – Aksi unjuk rasa tunggal terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Jawa Barat, Senin (5/5/2025). Seorang pria bernama Edwin Septian (29), warga Telukjambe Timur, melakukan demonstrasi seorang diri menuntut kejelasan atas meninggalnya bayi yang baru dilahirkan oleh istrinya.

 

Artikel Berita Lainya  JG Production Gelar Pentas Musik, Galang Dana Gempa Cianjur

Dengan menggunakan pengeras suara di depan lobi rumah sakit, Edwin menyuarakan dugaan kelalaian medis dalam proses persalinan yang dialami istrinya. Ia mendesak pihak rumah sakit untuk memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban atas meninggalnya sang buah hati, hanya tiga jam setelah dilahirkan pada 29 April 2025.

 

Dalam orasinya, Edwin menilai terdapat kejanggalan dalam penanganan istrinya sejak masuk ke IGD pada pukul 02.00 WIB dini hari.

“Istri saya mengalami pendarahan dan baru dipindah ke ruang rawat inap pada pukul 07.00 WIB. Saya sudah minta agar segera dilakukan operasi caesar, tapi terus disuruh menunggu. Operasi baru dilakukan pukul 18.00 WIB,” ujarnya.

Tragisnya, bayi mereka dinyatakan meninggal dunia hanya beberapa jam usai dilahirkan. Edwin menyebut hasil rekam medis menunjukkan bayinya meninggal karena sumbatan saluran pernapasan. Namun, ia mengaku tak mendapatkan penjelasan rinci dari pihak rumah sakit mengenai penyebab sumbatan tersebut.

Artikel Berita Lainya  Hasil Tes DNA Ridwan Kamil – Lisa Mariana

Tak hanya itu, Edwin juga mempertanyakan perubahan data berat badan janin.

“Dari hasil USG sebelumnya, berat bayi saya 1.600 gram, tapi saat lahir hanya 1.200 gram. Ini membingungkan,” ungkapnya.

Aksi Edwin terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam video tersebut, Edwin terlihat berdiri seorang diri sambil membawa toa, menyuarakan protesnya terhadap pihak RSUD Karawang.

Menanggapi aksi tersebut, Direktur Utama RSUD Karawang, Andi Sariful Alam, menyatakan bahwa pihak rumah sakit telah menjalankan prosedur medis sesuai standar.

Namun, ia juga mengakui perlunya audit internal untuk menelusuri kasus ini lebih lanjut.

“Kami akan lakukan audit internal untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi. Kami terbuka terhadap keluhan masyarakat, dan ini jadi evaluasi bagi kami,” ujar Alam saat dikonfirmasi.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil audit akan disampaikan dalam waktu dekat setelah pihaknya menemui seluruh tenaga medis yang menangani persalinan tersebut.

Artikel Berita Lainya  Mushola Al Baa'its Gelar Santunan dan Buka Bersama Yatim Piatu

Peristiwa ini menuai perhatian publik dan menimbulkan berbagai respons dari masyarakat di media sosial. Banyak yang menyampaikan simpati terhadap Edwin, serta mendorong agar pihak rumah sakit memberikan penjelasan terbuka dan transparan.(*)

Redaksi


Dedi Mulyadi: RSUD Dilarang Tolak atau Tahan Pasien Karena Alasan BPJS

Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang
Fingerprint: EXPOSE NET - News-17103
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Seorang Ayah Demo di RSUD Karawang, Tuntut Kematian Bayinya

Oleh: Aninggell | 09:46 WIB, 9 Mei 2025

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Aksi unjuk rasa tunggal terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Jawa Barat, Senin (5/5/2025)
Aksi unjuk rasa tunggal terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Jawa Barat, Senin (5/5/2025)