scrol kebawah untuk membaca
Berita NasionalHeadline News

Seorang Ibu-ibu Ditimbun Tanah saat Penggusuran Paksa

×

Seorang Ibu-ibu Ditimbun Tanah saat Penggusuran Paksa

Sebarkan artikel ini
Seorang Ibu-ibu ditimbun tanah

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 Juni 2025
Jeritan pilu terdengar dari Kampung Kolam dan Kampung Tower, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam
Jeritan pilu terdengar dari Kampung Kolam dan Kampung Tower, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam

Seorang Ibu-ibu Ditimbun Tanah saat Penggusuran Paksa di Kampung Kolam Kota Batam

Artikel Berita Lainya  Persib Bandung Bisa Juara Hari Ini, Atau ada Strategi Lain

 

“Demi Mempertahankan Hak Tanah Seorang Ibu-Ibu Dtimbun Tanah Dengan Buldozer”

 

EXPOSE NET | Batam, 21 April 2025 – Jeritan pilu terdengar dari Kampung Kolam dan Kampung Tower, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Warga, khususnya para ibu-ibu, menghadapi kekerasan dan ancaman keselamatan akibat penggusuran paksa yang dilakukan oleh pihak korporasi. Dalam aksi mempertahankan hak atas tanah, seorang ibu dikabarkan tertimbun tanah dari truk yang sengaja ditumpahkan saat ia mencoba menghentikan penggusuran.

 

Peristiwa memilukan ini menjadi potret nyata konflik agraria yang terus menghantui masyarakat kecil di tengah ekspansi pembangunan. Para ibu-ibu, meski dihantui bahaya alat berat dan tekanan mental, tetap berdiri di garis depan mempertahankan rumah dan tanah tempat mereka hidup selama puluhan tahun.

 

Tidak hanya menghadapi buldoser, warga juga mengaku mendapat intimidasi dari sekelompok preman yang diduga dikerahkan oleh perusahaan. Beberapa warga dilaporkan mengalami penganiayaan fisik dan telah membuat laporan ke Polsek Nongsa. Namun, hingga kini belum ada kejelasan hukum dari pihak berwenang terkait laporan tersebut.

Artikel Berita Lainya  Cara Cek Status PIP Penerima Bantuan Pendidikan

 

Pada Maret 2025, tokoh masyarakat dari organisasi Wawasan Hukum Nusantara (WHN) Kota Batam, Metio Sandi, turut angkat bicara dan telah mengadukan kasus ini kepada pihak berwenang. Namun, keluhan warga masih diabaikan.

 

Warga merasa kian terpojok karena belum ada kesepakatan yang adil mengenai relokasi maupun nilai ganti rugi. Sementara itu, tekanan psikologis terus dialami akibat kehadiran preman yang kerap muncul tiba-tiba dan menebar ketakutan.

 

Ironisnya, pada April 2025, penggusuran paksa dilakukan secara tiba-tiba. Pohon-pohon di sekitar lokasi ditebangi, dan lahan milik warga diuruk paksa menggunakan tanah. Aksi perlawanan spontan pun dilakukan, terutama oleh para ibu-ibu yang berusaha menghalangi alat berat dengan tubuh mereka sendiri.

Artikel Berita Lainya  Update Daftar Harga BBM Pertamina Terkini per 29 April 2025

 

“Kami hanya ingin hidup damai, kenapa harus seperti ini?, ” teriak seorang ibu dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan keputusasaan dan keteguhan hati warga.

 

Kasus ini dikabarkan akan segera dilaporkan ke Komnas HAM dan DPR RI guna mendapatkan perhatian nasional dan keadilan bagi warga yang terdampak. Masyarakat berharap pemerintah turun tangan untuk menghentikan tindakan sewenang-wenang dan memberi perlindungan hukum yang nyata (*)

Redaksi

Diduga Ada Petani Mencaplok Tanah Petani

Dua Bocah Laki Laki di Temukan Ngambang, Kapolsek Ciawi: Tewas karena Tenggelam?

Direktur Penyidikan KPK di Copot, Ini Kata Bambang Widjojanto

Seorang Ibu-ibu Ditimbun Tanah saat Penggusuran Paksa di Kampung Kolam Kota Batam
Fingerprint: EXPOSE NET - News-16535
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Seorang Ibu-ibu Ditimbun Tanah saat Penggusuran Paksa

Oleh: Alfiano Redaksi | 23:26 WIB, 21 April 2025

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Jeritan pilu terdengar dari Kampung Kolam dan Kampung Tower, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam
Jeritan pilu terdengar dari Kampung Kolam dan Kampung Tower, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam