scrol kebawah untuk membaca
HeadlineHukum HAM & Kriminal

Serangan Air Keras Andrie Yunus, Aktivis KontraS Disiram OTK di Jakarta Pusat

×

Serangan Air Keras Andrie Yunus, Aktivis KontraS Disiram OTK di Jakarta Pusat

Sebarkan artikel ini
Serangan Air Keras Andrie Yunus, Aktivis KontraS Disiram OTK
Serangan Air Keras Andrie Yunus, Aktivis KontraS Disiram OTK (Ilustrasi)

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Serangan air keras Andrie Yunus terjadi di Jakarta Pusat usai acara diskusi YLBHI. Polisi selidiki pelaku, korban alami luka bakar 24 persen.
Serangan air keras Andrie Yunus terjadi di Jakarta Pusat usai acara diskusi YLBHI. Polisi selidiki pelaku, korban alami luka bakar 24 persen.

JAKARTA, 13 MARET 2026 – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan(KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Jakarta Pusat, malam Kamis (12/3).

Insiden terjadi seusai ia menghadiri podcast bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Polisi kini menyelidiki kasus tersebut.

Baca juga: Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya, Kasus Laporan Doktif

Pesan Iklan
Iklan 081574404040

Kronologi Serangan di Jalan Salemba

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Andrie tengah mengendarai sepeda motor melintasi Jalan Salemba I menuju Talang, Jakarta Pusat.

Baca juga: Mensesneg Respons Kasus Lahan BMKG : Kita Cek Dulu

Menurut keterangan tertulis yang disampaikan Dimas, dua pria berboncengan sepeda motor mendekati korban dari arah berlawanan di Jalan Talang (Jembatan Talang). Pelaku diduga menggunakan motor matic jenis Honda Beat produksi 2016–2021.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tetapkan 5 Tersangka Pembakaran Mobil Polisi di Depok​

“Pelaku merupakan dua orang laki-laki yang melakukan operasinya dengan menggunakan satu motor, masing-masing berperan menjadi pengemudi dan penumpang,” ujar Dimas.

Sesaat setelah mendekat, pelaku menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh dan wajah Andrie sebelum melarikan diri.

Kondisi Korban dan Penanganan Medis

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh OTK yang mengakibatkan luka serius di sekujur tubuh, terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata Dimas.

Dari hasil pemeriksaan medis awal, Andrie dilaporkan mengalami luka bakar hingga 24 persen. Tim medis masih melakukan observasi lanjutan untuk memastikan kondisi penglihatan dan risiko komplikasi lain akibat paparan zat kimia tersebut.

Respons Kepolisian

Kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan tengah melakukan penyelidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan kasus itu kini ditangani Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

“Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakpus, mendalami saksi dan TKP,” ujar Budi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Robby Hefados menyebut pihaknya telah bergerak melakukan penyidikan meski laporan resmi dari korban belum diterima.

“Benar ada kejadian demikian. Laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation,” katanya.

Penyidik saat ini mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, memeriksa saksi, serta menelusuri kendaraan yang diduga digunakan pelaku.

Konteks dan Sorotan Publik

Serangan terhadap Andrie Yunus memicu keprihatinan dari berbagai kalangan pegiat hak asasi manusia. KontraS selama ini dikenal aktif mengadvokasi isu pelanggaran HAM, reformasi sektor keamanan, serta kasus kekerasan oleh aparat.

Tema diskusi yang dihadiri Andrie pada malam kejadian, yakni “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”, juga menjadi perhatian karena membahas isu sensitif terkait peran militer dan dinamika hukum tata negara.

Hingga kini, motif penyerangan belum diketahui. Namun, sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan perlindungan terhadap aktivis serta pembela HAM.

Penyelidikan dan Tantangan Pengungkapan Kasus

Kasus penyiraman air keras tergolong kejahatan serius yang memerlukan pembuktian forensik mendalam. Identifikasi zat kimia yang digunakan, pola luka korban, serta jejak kendaraan menjadi bagian penting dalam proses investigasi.

Selain itu, penelusuran komunikasi dan rekam jejak pelaku juga akan menjadi fokus penyidik. Polisi menyatakan akan mengedepankan pendekatan scientific crime investigation untuk mengungkap identitas serta motif di balik serangan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan terhadap aktivis di Indonesia yang menuntut perhatian serius aparat dan pemerintah. Publik kini menanti langkah konkret aparat penegak hukum dalam memastikan keadilan bagi korban serta menjamin keamanan ruang demokrasi.

WBN-Fingerprint: ex-pose.net-2025
Artikel ini diterbitkan pertama kali di ex-pose.net

Tinggalkan Balasan

Translate »
Serangan air keras Andrie Yunus terjadi di Jakarta Pusat usai acara diskusi YLBHI. Polisi selidiki pelaku, korban alami luka bakar 24 persen.
Serangan air keras Andrie Yunus terjadi di Jakarta Pusat usai acara diskusi YLBHI. Polisi selidiki pelaku, korban alami luka bakar 24 persen.