Aktivis: Polisi Di duga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor
Ex-pose.net, BOGOR – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya telah menggelar aksi unjuk rasa terkait penyelidikan kasus dugaan gratifikasi Ketua KPU Kota Bogor, di depan markas Polresta Bogor Kota, pada Senin, 10 November 2025.
Aksi tersebut di gelar sebagai bentuk desakan terhadap kepolisian agar menuntaskan penyelidikan dugaan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret Ketua KPU Kota Bogor.
REKOMENDASI ARTIKEL : Aktivis Muda Muhamad Angling Kusumah SM Desak Pemerintah, TNI dan Polri Serius Berantas Peredaran Obat Terlarang di Garut
Ketua PPAK Bogor Raya, M Ibnu Tohari mengatakan bahwa, hingga kini belum ada kejelasan dari pihak kepolisian terkait proses hukum terhadap kasus tersebut.
Padahal, proses penyelidikan sudah berlangsung selama hampir satu tahun lalu. Karenanya, mereka menduga adanya ketidaknetralan aparat dalam penanganannya.
“Kepolisian di duga telah masuk angin (86),” ujarnya.
Dalam aksi itu, PPAK menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, segera menetapkan Ketua KPU Kota Bogor dan pihak lain yang di duga terlibat suap serta gratifikasi sebagai tersangka.
Kedua, mendesak agar di lakukan gelar perkara secara terbuka terhadap kasus tersebut. Karena, tidak ada yang bisa menggugurkan perkara gragifikasi kecuali pelaku melapor kepada KPK dalam waktu 30 hari setelah kejadian.
REKOMENDASI ARTIKEL : Aktivis Ateng Sujana Kritik Kebijakan Pengupahan Petugas Kebersihan Garut, Desak Audit Anggaran Persampahan
Sementara itu, koordinator aksi, Frans menyebut gerakan ini murni dorongan moral agar penegakan hukum berjalan tanpa tebang pilih. Pihaknya akan mengawal kasus itu sampai tuntas karena masyarakat berhak tau.
“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Publik berhak tahu sejauh mana penanganan dugaan suap tersebut,” tegas Frans.
Disamping tuntutan itu, pihak PPAK juga mendesak kejaksaan negeri Kota Bogor untuk mengambil alih kasus tersebut. Karena, kepolisian di nilai lamban dan di duga sudah main mata dengan terduga pelaku gratifikasi.
“Kejari harus ambil alih kasus tersebut karena kepolisian di duga sudah masuk angin,” tegasnya.
Artikel ini terkait dengan konten :
- Dugaan Transaksi Proyek APBD Seret Oknum Pimpinan DPRD Garut, Aktivis Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Negara Tak Boleh Pelihara Teror! Aktivis Desak Bongkar Aktor Intelektual Kasus Air Keras
- Terungkap! Oknum BAIS Jadi Pelaku Air Keras Aktivis KontraS
- Serangan Air Keras Andrie Yunus, Aktivis KontraS Disiram OTK di Jakarta Pusat
- Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan Polri ke TNI: Picu Tanda Tanya
EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
Ikuti rangkuman peristiwa harian dan pembaruan kebijakan publik secara real-time melalui kanal pilar kami:
- Berita Utama Terkini Daerah Nasional Internasional Rangkuman komprehensif peristiwa penting di Indonesia dan global.
- Headline News Update Berita Utama Laporan kilat berita viral dan sorotan utama redaksi hari ini.
- Update Berita Terbaru Setiap Hari Informasi berkala yang diperbarui konsisten setiap waktu untuk referensi Anda.
- Berita Hari Ini Terkini dan Terpercaya Dinamika terkini langsung dari tempat kejadian secara real-time.
Aktivis: Polisi Diduga Masuk Angin Tangani Kasus KPU Bogor
Oleh: rieke | 17:02 WIB, 10 November 2025
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.






