Berita DaerahPemerintahan

Jelang Idul Fitri 1444 H, Pemkab Rembang Cek Alat Ukur SPBU

Avatar photo
×

Jelang Idul Fitri 1444 H, Pemkab Rembang Cek Alat Ukur SPBU

Sebarkan artikel ini
Jelang Idul Fitri 1444 H

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 7 April 2026

Jelang Idul Fitri, Pemkab Rembang Cek Alat Ukur SPBU

EX-POSE.NET, Rembang – Menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan semakin meningkat. Hal itu membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM semakin gencar melakukan pengecekan keakuratan alat ukur SPBU.

Sejumlah SPBU di dua Kecamatan, yakni Rembang dan Lasem di datangi tim Dindagkop dan UKM bersama Satpol PP pada Kamis (6/4/2023). Mulai dari mesin pengisian BBM jenis pertalite, pertamax sampai bio solar di cek satu per satu.

Kepala Dindagkop dan UKM Rembang M Mahfudz menuturkan kegiatan kali ini bertujuan untuk memastikan mesin pengisian di SPBU mengeluarkan BBM sesuai takaran. Minimal takarannya masih dalam Batas Kesalahan yang Diizinkan (BKD).

?Dari hasil ini masyarakat tidak perlu ragu lagi dengan SPBU yang ada di wilayah kabupaten Rembang ini pas takarannya. Sesuai dengan yang di beli masyarakat,” ujarnya seperti di kutip laman rembangkab.go.id pada Jumat (7/4/2023).

Menurutnya sempat ada keresahan dari warga yang di sampaikan perihal keakuratan mesin pengisian sejumlah SPBU. Terlebih menjelang hari raya Idul Fitri, distribusi atau pergerakan kendaraan meningkat. Sehingga pihaknya kembali menggelar pengecekan alat ukur.

?Kita sebelum hari ini juga telah melakukan pengecekan di Sarang, kragan, lintas pantura,” tegas Mahfudz.

Sementara itu Kepala UPT Metrologi Rembang Mukaromah menambahkan pengecekan alat ukur saat ini di fokuskan pada SPBU yang berada di jalur mudik. Dari 24 SPBU di Rembang, 10 sampai 14 yang dial awasi lebih intens di bulan Ramadan ini.

“Dari hasil beberapa kali pengujian mesin pengisian BBM, semua selisihnya berkisar 20 ml. Sehingga hasilnya masih batas wajar,” katanya.

?Teknisnya satu nosel kita ukur dua kali, tiga kali itu menunjukkan ada kestabilan nggak di situ. Tadi di ukur 20, 20 mili nanti ada naik turunnya di sebabkan karena faktor saat pengisian. Cepat lambatnya itu ngaruh tapi tadi masih BKDnya. (Batas Kesalahan yang di izinkan), maksimal itu 100 ml, tadi berkali-kali 20 ml,” tambah Mukaromah.

Lanjutnya, pengecekan juga di lakukan petugas metrologi dengan membuka mesin pengisian BBM. Mereka mengecek apakah segelnya rusak atau masih aman.

?Ada cek penyegelan, takutnya ada pihak SPBU yang nakal. Nakal itu segelnya dibuka atau di permainkan,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan semua mesin masih terdapat segel unik berbentu lingkaran gepenk berwarna silver dalam keadaan utuh. Di contohkan di mesin pengisian BBM solar di SPBU Gajah Mada segel tahun 2022 dan berlaku sampai Agustus 2023.

“UPT Metrologi rutin tiga bulan sekali melakukan pengawasan ke SPBU-SPBU. Terlebih mesin pengisian BBM hampir 24 jam terpakai,” jelas Mukaromah.

 

Penulis : Buseran
Editor : Rieke
?

Berita Lain 😕Desa Sriwulan Sayung Bantuan BLT BBM Ditunggangi Untuk Kampanye Petahana

 

Jelang / Danakirtimedia

Fingerprint: EXPOSE NET - News-6355
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Jelang Idul Fitri 1444 H, Pemkab Rembang Cek Alat Ukur SPBU

Oleh: rieke | 23:28 WIB, 8 April 2023

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.